ANALIS MARKET (06/11/2020) : IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
Pasardana.id – Riset harian Artha Sekuritas menyebutkan, IHSG diprediksi menguat terbatas diperdagangan hari ini, Jumat (06/11).
Pergerakan masih didorong sentimen pemilu di Amerika Serikat dimana hasil perhitungan suara menunjukkan keunggulan Joe Biden.
Pergerakan indeks juga dipengaruhi keputusan The Fed terkait suku bunga.
Perlu diwaspadai kenaikan IHSG kemarin sangat signifikan sehingga rentan mengalami koreksi.
Sementara itu, Bursa Amerika Serikat ditutup menguat, kemarin (05/11) dengan Dow Jones ditutup 28,390.18 (+1.95%), NASDAQ ditutup 11,890.93 (+2.59%), S&P 500 ditutup 3,510.45 (+1.95%).
Bursa saham US masih terus menguat setelah pemilu menunjukan bahwa Joe Biden unggul dan beberapa negara bagian yang memiliki kursi senat cukup banyak mulai disusul oleh supporter Joe Biden.
Investor tetap was-was karena dengan senat yang dikuasai oleh demokrat, maka pajak akan lebih tinggi dan dapat menekan pertumbuhan EPS perusahaan di US. Artinya, investor ingin Joe Biden menjadi Presiden AS, tetapi Republikan di Senat. Selain itu, Republikan meminta untuk menghitung ulang voting yang di Wisconsin.
Adapun Bursa Asia dibuka menguat diperdagangan Jumat (06/11) pagi ini, investor masih fokus pada pemilu di US.
Investor juga akan memonitor keputusan suku bunga dari Reserve Bank of Australia yang diprediksi tidak berubah.
“Beragam kondisi tersebut diatas, indeks berpotensi bergerak dengan Resistance 5,293 - 5,326 dan Support 5,128 - 5,194,” sebut analis Artha Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (06/11/2020).

