ANALIS MARKET (19/11/2020) : Dibayangi Aksi Profit Taking, IHSG Diprediksi Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Artha Sekuritas menyebutkan, IHSG diprediksi melemah diperdagangan hari ini, Kamis (19/11).

Secara teknikal, saat ini pergerakan masih dalam trend bullish yang cukup kuat, namun perlu diwaspadai adanya aksi profit taking dalam jangka pendek.

Investor masih perlu mencermati kenaikan kasus covid-19 di berbagai negara serta mengantisipasi penetapan suku bunga Bank of China.

Sementara itu, diperdagangan semalam (18/11), Bursa Amerika Serikat ditutup melemah dengan Dow Jones ditutup 29,438.42 (-1.16%), NASDAQ ditutup 11,801.60 (- 0.82%), S&P 500 ditutup 3,567.79 (-1.16%).

Bursa saham US ditutup melemah setelah data pandemi covid-19 memburuk dan mendorong banyak batasan-batasan baru dan menutupi penemuan vaksin covid-19 yang efektif.

Di US terdapat 157,000 kasus baru setiap harinya dimana tingkat penularan mencapai 30% lebih tinggi dari seminggu sebelumnya.

Investor masih terus memperhatikan pengembangan vaksi dari Pfizer yang mengatakan bahwa vaksin tersebut sudah mencapai 95% efektivitas dan mengajukan penggunaanya secara darurat.

Adapun Bursa saham Asia dibuka melemah diperdagangan Kamis (19/11) pagi ini, seiring dengan bentrok antara perkembangan vaksin dan kecemasan pada kondisi ekonomi.

“Beragam kondisi tersebut diatas, berpotensi menggerakan indeks menuju Resistance 5,577 - 5,597 dan Support 5,509 - 5,533,” sebut analis Artha Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (19/11/2020).