BEI Incar Pendapatan Rp1,12 Triliun Di Tahun 2021

foto : istimewa

Pasardana.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan pendapatan sebesar Rp1,12 triliun sepanjang tahun 2021.

Jika target tercapai, maka naik 17,36 persen dibanding target pendapatan tahun 2020 perubahan yang sebesar Rp957,54 miliar.

Menurut Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi bahwa target tersebut sejalan rencana kegiatan bursa di tahun 2021, dengan biaya operasi Rp960,91 miliar.  

“Sehingga Laba Sebelum Pajak menjadi Rp162,87 miliar. Setelah dikurangi Estimasi Beban Pajak sebesar Rp43,15 miliar maka perkiraan perolehan Laba Bersih BEI pada tahun 2021 adalah sebesar Rp119,72 miliar,” jelas Inarno dalam konfrensi pers digital, Selasa (27/10/2020)

Untuk itu, BEI menargetkan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) pada tahun 2021 mencapai Rp8,5 triliun dengan total jumlah hari bursa sebanyak 241 hari, tumbuh dibandingkan RNTH 2020 perubahan yang senilai Rp7,75 triliun.  

Selain itu, BEI juga menargetkan jumlah Pencatatan Efek Baru pada tahun 2021 sebanyak 30 Pencatatan Efek Baru yang terdiri dari pencatatan efek saham, obligasi korporasi baru, dan pencatatan efek lainnya, meliputi; Exchange Traded Fund (ETF), Dana Investasi Real Estate (DIRE) dan Efek Beragun Aset (EBA).

Pada sisi aset BEI pada tahun 2021, diproyeksikan sebesar Rp3,16 triliun atau naik 7,07 persen dari target 2020 perubahan yang sebesar Rp2,95 triliun.