Parkir Di Zona Hijau, IHSG Awal Pekan Menguat 22 Point Ke Level 6.297

Foto : Pasardana.id

Pasardana.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan awal pekan ini, Senin (13/01/2020) ditutup di zona hijau dengan menguat 21,626 basis point atau naik 0,34% ke level 6.296,567.

Indeks bergerak dari batas bawah di level 6.269 hingga batas atas pada level 6.297.

Indeks LQ45 menguat 0,71% ke level 1.025,286. Selanjutnya, IDX30 positif 0,74% ke level 560,015. Kemudian IDX80 terpantau mengalami peningkatan 0,46% ke level 143,932. Sementara itu JII terpantau positif 0,47% ke level 694,017. 

Tujuh indeks sektoral terpantau mengalami penguatan dan tiga indeks sektoral melemah. Sektor yang menguat antara lain: sektor Finance positif 0,57%, sektor Infrastructure naik 0,70%, sektor Manufaktur positif 0,15%, sektor Misc-Industry naik 1,02%, sektor Consumer menguat 0,84%,  Property menguat 0,57%, dan sektor Trade meningkat 0,14%.

Sedangkan sektor yang masih melemah yaitu sektor Basic Industry -1,38%, sektor Mining  -0,35%, dan sektor Agri melemah -1,02%.

Adapun saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; INDO yang naik 77 point atau menguat 70,00% ke level 187. Dilanjutkan KARW yang naik 17 point atau menguat 33,33% ke level 68. BLTZ menguat 25,00% atau bertambah 750 point ke level 3.750. CSRA menguat 25,00% atau naik 66 point ke level 330. FILM menguat 25,00% atau naik 54 point ke level 270.

Sedangkan saham-saham yang tergolong top losser antara lain; LMAS -54 point atau melemah -34,61% ke level 102. POLA melemah -24,80% atau koreksi -65 point ke level 197. IFII terkoreksi -54 point atau melemah -20,76% ke level 206. KPAL turun -35 point atau melemah -16,82% ke level 173. LPLI melemah -15 point atau turun -14,85% ke level 86.

Di sisi lain, investor melakukan transaksi sebanyak 500.964 kali senilai Rp6,711 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp5,103 triliun dan pasar negosiasi terjadi transaksi senilai Rp1,607 triliun.

Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp2,437 triliun dan aksi jual sebesar Rp2,185 triliun. Sehingga investor asing tercatat net buy sebesar Rp252miliar.