IHSG Awal Pekan Ditutup Melemah -5,720 Basis Point Ke Level 6.123

Foto : Pasardana.id

Pasardana.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini, Senin (18/11/2019) ditutup di zona merah dengan melemah 5,720 basis point atau terkoreksi 0,09% ke level 6.122,625. Indeks bergerak dari batas bawah di level 6.098 hingga batas atas pada level 6.134.

Indeks LQ45 mengalami koreksi -0,11% ke level 974,218. Selanjutnya, IDX30 melemah -0,13% ke level 530,355. Sementara itu, IDX80 juga turun -0,18% ke level 138,197. Adapun JII mengalami koreksi -0,33% ke level 678,039.

Sebanyak tujuh Indeks Sektoral mengalami pelemahan dan tiga indeks sektoral menguat. Sektor yang melemah antara lain: Misc-industry yang terkoreksi -0,07%, Manufacture -0,17%, kemudian Basic-Industry -0,02%, lalu Property -0,01%, Infrastructure -1,09%, sektor Trade melemah -0,45%, dan Consumer terkoreksi -0,30%. Sedangkan sektor yang positif antara lain; Finance menguat 0,16%, Mining naik 1,52%, dan sektor Agri positif 0,21%.

Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; TEBE yang naik 545 point atau menguat 49,77% ke level 1.640. Dilanjutkan ESIP yang naik 86 point atau menguat 25,00% ke level 430. SINI menguat 24,36% atau bertambah 145 point ke level 740. ALMI menguat 23,30% atau naik 62 point ke level 328. PORT menguat 20,77% atau naik 86 point ke level 500.

Sedangkan saham-saham yang tergolong top losser antara lain; FITT -29 point atau melemah 34,52% ke level 55. RODA melemah 34,28% atau koreksi -60 point ke level 115. ICON -27 point atau melemah 27,27% ke level 72. MPOW turun -61 point atau melemah 25,00% ke level 183. JTPE melemah -220 point atau turun 25,00% ke level 660.

Di sisi lain, investor melakukan transaksi sebanyak 443.716 kali senilai Rp5,479 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp4,543 triliun dan pasar negosiasi terjadi transaksi senilai Rp935 miliar.

Adapun pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp1,699 triliun dan aksi jual sebesar Rp2,130 triliun. Sehingga investor asing tercatat jual bersih sebesar Rp 430 miliar.