Resmi IPO, Gunung Raja Paksi Targetkan Capex Tahun 2020 Mencapai USD40 Juta

Foto: Abdul Aziz/Pasardana.id

Pasardana.id - PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) resmi mencatatkan sahamnya di lantai bursa efek Indonesia (BEI) lewat skema Initial Public Offering (IPO) hari ini, Kamis (19/9/2019) dan menjadi emiten ke-36 tahun ini.

Setelah resmi listing, perseroan menargetkan capital expenditur (capex) pada tahun 2020 mendatang mencapai USD40 Juta.

"Untuk capex tahun 2019 ini kami menganggarkan US$20 juta, sedangkan tahun depan (2020) target capex kami adalah US$40 juta," ujar  Alouisius Maseimilian, Presiden Direktur PT Gunung Raja Paksi Tbk di Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Tercatat dalam penawaran umum perdana, perseroan melepas sahamnya sebanyak 1.230.888.800 lembar saham dengan harga penawaran Rp840 per saham sehingga perseroan meraup dana segar sekitar Rp1,03 triliun.

“Dalam masa penawaran umum, perseroan oversubscribe sebanyak 9 kali pooling,” ungkap Alouisius

Rencananya, hasil dana dari IPO sekitar 99,52 persen akan digunakannya untuk pelunasan hutang dalam rangka pembelian aset tetap dan biaya operasional, serta sekitar 0,48 persen akan digunakan untuk tambahan modal kerja.

Lebih lanjut disebutkan, kedepannya, kinerja produktivitas perseroan - yang merupakan salah satu pemain industri baja domestik ini diharap dapat ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri yang masih cukup luas. 

Adapun dalam IPO kali ini, perseroan menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi.