Kemenperin Bidik Investasi Baru dari Taiwan

foto: doc Kemenperin

Pasardana.id - Kementerian Perindustrian membidik munculnya investasi-investasi baru bidang industri dari negara Taiwan.

Menurut Menperin Airlangga Hartarto, pemerintah Indonesia sedang konsen memberikan tax holiday dan fasilitas lain yang dibutuhkan oleh para investor.

“Terutama sektor-setor yang dapat membuka lapangan kerja banyak, menjadi substitusi impor, serta meningkatkan ekspor,” kata Airlangga di Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Menurut Airlangga, kebutuhan di sektor-sektor tersebut merupakan pertimbangan pemerintah untuk membuka kesempatan investasi.

Dengan ini, para investor dapat memperoleh keuntungan dalam berbisnis, tidak hanya untuk memenuhi pasar ekspor, tetapi juga memasok pasar domestik yang luas.

Sejak tahun lalu, Taiwan yang biasa dikenal dengan nama Naga Kecil Asia tersebut, tengah menjajaki peluang kerja sama dengan Indonesia khususnya di sektor manufaktur guna memperkuat perekonomian kedua negara.

Sektor yang potensial untuk dikolaborasikan, antara lain industri perkapalan, pengolahan logam, ICT & Smart City dan teknologi bahan pangan.

Sementara itu, pada tahun 2017, total perdagangan kedua negara mencapai US$7,4 miliar dan Taiwan berada di peringkat ke-11 sebagai mitra impor maupun ekspor perdagangan global Indonesia.

Sementara itu, jumlah investasi langsung Indonesia di Taiwan sebesar US$32,2 miliar. Sedangkan, penanaman modal langsung Taiwan di Indonesia sekitar US$397 juta menjadikan Taiwan sebagai investor urutan ke-14 terbesar Indonesia.