Sempat Bergerak Variatif, IHSG Parkir Di Zona Hijau Dengan Menguat 0,43 Persen Ke Level 6.225

Foto : Pasardana.id

Pasardana.id - Sempat bergerak variatif, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (22 /10/2019) kembali ditutup menguat 26,510 basis point atau naik 0,43% ke level 6.225,497. Indeks bergerak dari batas bawah di level 6.178 hingga batas atas pada level 6.229.

Indeks LQ45 mengalami kenaikan 0,74% ke level 982,913. Selanjutnya, IDX30 menguat 0,76% ke level 535,765. Sementara itu, IDX80 juga positif 0,56% ke level 139,833. Sedangkan JII mengalami penguatan 1,10% ke level 691,270. 

Sebanyak tujuh Indeks sektoral menguat dan tiga indeks sektoral melemah. Sektor yang menguat antara lain: Misc-industry yang menguat 0,24%, Finance positif 0,77%, Manufacture menguat 0,21%, kemudian Basic-Industry naik 1,92%, lalu Property positif 0,41%, Infrastructure naik 0,51%, dan sektor Trade menguat 0,24%. Sedangkan tiga indeks sektoral yang melemah antara lain: sektor Consumer yang terkoreksi -2,81%, Mining -0,02%, dan sektor Agri terkoreksi -1,91%.

Adapun saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; MKNT yang naik 9 point atau menguat 18,00% ke level 59. Dilanjutkan CASS yang naik 85 point atau menguat 15,59% ke level 630. ISAT menguat 9,70% atau bertambah 300 point ke level 3.390. AUTO menguat 8,77% atau naik 100 point ke level 1.240. ALKA menguat 8,63% atau naik 38 point ke level 478.

Sedangkan saham-saham yang tergolong top losser antara lain; OPMS -41 point atau melemah 17,82% ke level 189. LPLI melemah 13,38% atau koreksi -17 point ke level 110. TIRA -30 point atau melemah 11,81% ke level 224. OKAS turun -24 point atau melemah 11,00% ke level 194. JSPT melemah -100 point atau turun 10,52% ke level 850.

Investor melakukan transaksi sebanyak 505.307 kali senilai Rp8,218 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp6,463 triliun dan pasar negosiasi terjadi transaksi senilai Rp1,754 triliun.

Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp2,134 triliun dan aksi jual sebesar Rp2,175 triliun. Sehingga investor asing tercatat jual bersih sebesar Rp41 miliar.