Indeks Kospi Turun 0,18 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 4,16 poin, atau sekitar 0,18 persen, pada Kamis (6/9/2018), menjadi 2.287,61. Volume perdagangan moderat mencapai 368 juta saham senilai 5,3 triliun won atau sekitar US$4,7 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 518 berbanding 298.

Pelemahan yang terjadi dipicu aksi jual investor asing terhadap saham sektor teknologi, mengikuti berlangsungnya penjualan saham sektor tersebut di Wall Street. “Anjloknya saham Samsung Electronics dan SK Hynix membebani pasar,” kata Lee Kyoung-Min, analis Daishin Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing menjual saham senilai 293,5 miliar won, sedangkan investor individu dan institusi masing-masing membeli saham senilai 114 miliar won dan 113 miliar won.

Saham Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing anjlok 1,07 persen dan 1,5 persen.

Saham perusahaan kimia juga melemah, dengan saham LG Chem dan Lotte Chemical masing-masing turun 1,96 persen dan 1 persen. Sebaliknya sektor otomotif menguat dengan saham Hyundai Motor, Kia Motors, dan Hyundai Mobis masing-masing melambung 3,88 persen, 4,5 persen, dan 2,21 persen.

Saham perusahaan baja POSCO turun 0,32 persen, sedangkan saham Hyundai Steel melonjak 1,15 persen. Saham perusahaan farmasi Celltrion meningkat 1,09 persen, sedangkan saham Naver turun 0,82 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 2,5 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.124 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia mengalami pelemahan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang merosot 1 persen menjadi 515,24.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia merosot 70 poin, atau sekitar 1,12 persen, menjadi 6.160,40. Bursa saham Asia Tenggara diwarnai dengan pelemahan, termasuk juga di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 12,74 poin, atau sekitar 0,47 persen, menjadi 2.691,59. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 269,03 poin, atau sekitar 0,99 persen, menjadi 26.974,82.