Indeks Kospi Turun 0,26 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 6,03 poin, atau sekitar 0,26 persen, pada Jumat (7/9/2018), menjadi 2.281,58. Volume perdagangan moderat mencapai 351,6 juta saham senilai 6,09 triliun won atau sekitar US$5,43 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 476 berbanding 341.

Investor asing melakukan aksi jual untuk sesi ketiga beruntun seiring akan berakhirnya periode pendapat publik terkait rencana pengenaan tarif baru terhadap produk senilai US$200 miliar yang diimpor dari Tiongkok oleh pemerintah Amerika Serikat. Pemerintah Tiongkok telah menyatakan akan melakukan aksi balasan apabila pemerintah AS jadi menetapkan tarif baru.

“Para investor memperkirakan pemerintah AS akan menetapkan tarif baru terhadap produk yang diimpor dari Tiongkok yang tentunya akan meningkatkan tensi perdagangan global,” kata analis NH Investment & Securities Kim Byung-Yeon, seperti dikutip Yonhap News.

Selain itu, menurut Kim, pelemahan sektor teknologi yang dipicu perkiraan meredupnya bisnis semikonduktor juga menyebabkan turunnya angka indeks hari ini.

Investor asing menjual saham senilai 771,6 miliar won, sedangkan investor institusi dan ritel masing-masing membeli saham senilai 500,9 miliar won dan 224,53 milar won.

Di sektor teknologi, saham Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing anjlok 2,6 persen dan 3,68 persen. Sektor otomotif berakhir mixed, dengan saham Hyundai Motor turun 0,75 persen dan sebaliknya saham Kia Motors dan Hyundai Mobis masing-masing melonjak 1,78 persen dan 2,38 persen.

Saham perusahaan konstruksi meningkat seiring optimisme kerjasama inter-Korea dengan akan berlangsungnya pertemuan pimpinan Korea Utara-Korea Selatan di Pyongyang dalam dua pekan. Saham Hyundai Engineering & Construction dan GS Engineering & Construction masing-masing melambung 4,6 persen dan 3,89 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 1,2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.122,8 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia melemah hari ini dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 16,60 poin, atau sekitar 0,27 persen, menjadi 6.143,80. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Filipina, dan Thailand melemah, sedangkan Bursa Indonesia, Malaysia, dan Vietnam mengalami penguatan.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 10,71 poin, atau sekitar 0,40 persen, menjadi 2.702,30. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong bergerak turun 1,35 poin menjadi 26.973,47.