Wall Street dan Bursa Eropa Alami Pelemahan

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Selasa (19/12/2017) setelah penurunan saham Apple menyebabkan kemerosotan saham sektor teknologi.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 37,45 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 24.754,75. Indeks S&P 500 melorot 8,69 poin, atau sekitar 0,32 persen, menjadi 2.681,47. Indeks komposit Nasdaq melemah 30,91 poin, atau sekitar 0,44 persen, menjadi 6.963,85.

Saham Apple anjlok 1,07 persen setelah Nomura Instinet menurunkan peringkat saham perusahaan teknologi AS tersebut dari beli menjadi netral.

Harga emas berjangka turun seiring meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Harga emas untuk pengiriman Februari 2018 turun US$1,3, atau sekitar 0,1 persen, menjadi US$1.264,20 per ons.

Seperti pasar saham AS, bursa Eropa juga mengalami pelemahan pada Selasa. Indeks STOXX 600 Eropa turun 0,4 persen setelah sempat mengalami peningkatan di awal perdagangan imbas optimisme berlangsungnya reformasi pajak di AS.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, bergerak naik 7,08 poin menjadi 7.544,09. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, merosot 96,51 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 13.215,79.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 9,80 poin, atau sekitar 0,10 persen, menjadi 10.234,30. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, melemah 37,67 poin, atau sekitar 0,69 persen, menjadi 5.382,91.

Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound sterling menguat 0,53 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3392 per pound. Sedangkan terhadap euro meningkat 0,12 persen menjadi 1,1351 euro per pound.