Indofarma Gandeng Perusahaan Korea Bangun Pabrik Alat Kesehatan Senilai Rp200 Miliar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Indofarma Tbk (INAF) dan perusahaan Korea Selatan akan membangun pabrik alat kesehatan di Cibitung, Bekasi. Untuk itu, kedua entitas bisnis tersebut akan menggelontorkan dana sebesar Rp200 miliar sebagai investasi awal.

Direktur Keuangan INAF, Herry Triyatno mengatakan, pembangunan pabrik itu sejalan dengan rencana peseroan untuk meningkatkan porsi pendapatan selain obat-obatan.

“Tahun depan kami harap 80% pendapatan dari farmasi dan 20% dari non farmasi,” kata Herry di gedung Bursa Efek Indonesia, Rabu(26/12/2018).

Ia menjelaskan, sebelum pabrik Cibitung rampung, maka pihaknya akan mengoptimalkan penjualan alat kesehatan import. Pasalnya, tutur dia, pembangunan pabrik yang bekerjasama dengan Korea Selatan tersebut, baru mulai tahun depan setelah rincian kerjasama rampung pada awal tahun 2019.

“Saat ini ada yang produk sendiri dan kerjasama dengan prinsipal. Kami maunya menjadi dominan menguasai saham perusahaan itu nantinya. Tapi kalau pun minoritas, tetap menguntungkan karena penjualannya melalui distribusi INAF,” kata dia.

Sementara itu, pada tahun 2019, perseroan mengharapkan dapat membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 13% hingga 15%.

“Tahun depan, pertumbuhan pendapatan akan ditopang penjualan peralatan-peralatan kesehatan. Saat ini, farmasi 90% dan selain farmasi 10%. Pelan-pelan kita arahkan ke 60% : 40%,” jelas dia.