INAF Masih Merugi Rp8,4 Miliar

foto : istimewa

Pasardana.id - PT Indofarma Tbk (INAF) pada akhir Maret 2018 mencatatkan rugi bersih sebesar Rp8,4 miliar. Meski demikian, kerugian yang dicatatkan perusahan pelat merah ini masih lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun 2017 yang tercatat mengalami rugi bersih Rp34,8 miliar.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan perseroan tahun kuartal I 2018 tidak audit yang dimuat pada laman Bursa Efek Indonesia, Jumat (20/7/2018).

Penurunan kerugian ini lebih disebabkan adanya penurunan beban pokok penjualan. Walau pendapatan hanya sebesar Rp148,9 miliar atau turun 28,37% dari akhir kurtal I 2017 yang sebesar Rp207,9 miliar. Tapi beban usaha turun 40,01% dari Rp145,2 miliar menjadi Rp87,1 miliar pada akhir Maret 2018

Sedangkan kewajiban perseroan tercatat sebesar Rp912,9 miliar atau mengalami penurunan 9,07% dibanding akhir Desember 2017 yang tercatat sebesar Rp1,003 triliun.

Sementara aset emiten produsen obat-obatan dan perawatan tubuh ini, tercatat sebesar Rp1,43 triliun atau turun 5,9% dibanding akhir Desember 2017 yang tercatat sebesar Rp1,52 triliun.