Wall Street Melemah, Indeks S&P 500 Terjun ke Level Terendah dalam 14 Bulan

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Senin (17/12/2018) dengan indeks S&P 500 di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, terjun ke level terendah dalam 14 bulan terakhir dipicu kekahwatiran perlambatan pertumbuhan perekonomian global.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 507,53 poin, atau sekitar 2,11 persen, menjadi 23.592,98. Indeks S&P 500 turun 54,01 poin, atau sekitar 2,08 persen, menjadi 2.545,94. Indeks komposit Nasdaq terjun 156,93 poin, atau sekitar 2,27 persen, menjadi 6.753,73.

Indeks volatilitas CBOE yang merupakan indikator tingkat kekhawatiran di pasar modal naik 2,89 poin menjadi 24,52, angka tertinggi dalam tujuh pekan terakhir.

Saham perusahaan asuransi UnitedHealth Group melemah 2,6 persen setelah Obamacare dinyatakan inskonstitusional oleh pengadilan federal. Saham UnitedHealth menjadi saham dengan penurunan tercuram di indeks Dow Jones.

Saham Johnson & Johnson turun tajam untuk sesi kedua beruntun setelah Reuters  melaporkan bahwa perusahaan farmasi tersebut telah berpuluh-puluh tahun mengetahui bahwa bedak bayi produksinya mengandung asbestos. Saham Johnson & Johnson terjun 2,9 persen pada Senin.

Saham Goldman Sachs Group turun 2,8 persen ke harga terendah dalam dua tahun terakhir setelah pemerintah Malaysia melayangkan tuntutan kepada bank investasi tersebut karena terlibat dalam proses korupsi dan pencucian uang terkait 1MDB. Saham Goldman Sachs mengalami persentase penurunan tertinggi dalam setahun terakhir bila dibandingkan saham komponen indeks Dow Jones lainnya.

Saham Twitter Inc terjun 6,8 persen setelah perusahaan media sosial tersebut menyebutkan adanya traffic mencurigakan dari Tiongkok dan Arab Saudi.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Februari 2019 naik 0,8 persen menjadi US$1.251,80 per ons. Indeks dolar AS turun 0,07 persen menjadi 97,371 jelang berlangsungnya pertemuan Federal Reserve AS.

Bursa saham Eropa terus melemah dengan indeks STOXX 600 Eropa anjlok 1 persen pada Senin setelah saham sektor ritel merosot karena penjualan masa libur akhir tahun diperkirakan tidak akan mendongkrak penjualan tahunan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, merosot 71,93 poin, atau sekitar 1,05 persen, menjadi 6.773,24. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 93,57 poin, atau sekitar 0,86 persen, menjadi 10.772,20.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melorot 73,60 poin, atau sekitar 0,83 persen, menjadi 8.812,50. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, anjlok 53,82 poin, atau sekitar 1,11 persen, menjadi 4.799,87.

Nilai tukar pound sterling terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,2599 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,1 persen menjadi 1,1111 euro per pound.