Wall Street Melemah, Bursa Eropa Alami Penguatan

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street mengalami pelemahan mengawali pekan ini. Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 53,50 poin, atau sekitar 0,24 persen, menjadi 22.296,09 , pada Senin (25/9/2017). Indeks S&P 500 melemah 5,56 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 2.496,66. Indeks komposit Nasdaq merosot 56,33 poin, atau sekitar 0,88 persen, menjadi 6.370,59.

Pelemahan yang terjadi disebabkan para investor terpengaruh pernyataan Presiden New York Federal Reserve AS William Dudley pada Senin. Dudley menyebutkan bahwa faktor-faktor yang menahan tekanan harga akan hilang seiring berjalannya waktu, memungkinkan bank sentral Negeri Paman Sam menjaga laju pengetatan kebijakan moneter secara bertahap.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange kembali berada di atas level US$1.300 pada Senin seiring kembali meningkatnya tensi antara AS dan Korea Utara dan melemahnya pasar saham. Harga emas untuk pengiriman Desember 2017 naik US$14, atau sekitar 1,08 persen, menjadi US$1.311,50 per ons. Peningkatan harga emas berjangka berlangsung di saat dolar AS menguat, dengan indeks dolar AS naik 0,54 persen menjadi 92,673.

Di saat Wall Street melemah, bursa saham Eropa mengalami penguatan dengan indeks STOXX 600 Eropa meningkat 0,1 persen. Penguatan yang terjadi terbatasi setelah para investor berhati-hati terhadap reaksi pasar akan terpilihnya kembali Angela Merkel sebagai Kanselir Jerman pada Minggu (24/9/2017).

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 9,35 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 7.301,29. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, bergerak naik 2,46 poin menjadi 12.594,81.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, merosot 88,50 poin, atau sekitar 0,86 persen, menjadi 10.216,50. Indeks Cac 40 di EuroNext, Paris, Perancis, melemah 14,16 poin, atau sekitar 0,27 persen, menjadi 5.267,13.

Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound sterling turun 0,2 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3469 per pound. Sedangkan terhadap euro menguat 0,67 persen menjadi 1,1364 euro per pound.