Belum Bayar Denda, BEI Hentikan Perdagangan Delapan Saham

foto : istimewa

Pasardana.id - Pada hari pertama perdagangan setelah libur panjang merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1438 H, operator pasar modal menghentikan sementara perdagangan (suspend) delapan saham, karena belum menyampaikan laporan keuangan telah audit tahun buku 2016 dan membayar denda. Hal itu tertuang dalam keterangan resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (03/7/2017). 

PH Kepala Divisi Penilaian Perusahaan I BEI, Nunik Gigih Ujiani menyampaikan, delapan emiten tersebut melanggar ketentuan II.6.3 peraturan I-H tentang sanksi dan BEI telah memberikan peringatan tertulis III serta denda Rp150 juta.

“Namun hingga hari ke 91 sejak batas akhir penyampaian laporan auditan dan pembayaran denda delapan emiten tersebut tidak memenuhi kewajibannya," jelas Nunik, Jakarta, Senin (03/7/2017).

Selanjutnya, jelas dia, mengacu pada ketentuan II.6.4 peraturan nomor I-H tentang sanksi, maka suspend berlaku sejak sesi I perdagangan hari ini dan berlaku pada pasar regular dan pasar tunai.

Adapun rinciannya, emiten yang belum menyampaikan laporan keuangan audit tahun buku 2016 dan belum membayar denda, yakni; PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA), PT Capitalinc Invesment Tbk (MTFN) dan PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA).

Sedangkan emiten yang telah menyampaikan laporan keuangan audit 2016 namun belum membayar denda adalah; PT Steady Safe Tbk (SAFE), PT Energi Mega persada Tbk (ENRG), PT Sigmagold Inti Perkasa Tbk (TMPI) dan PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI).