Wall Street Melemah, Bursa Eropa Menguat
Pasardana.id - Wall Street melemah pada Senin (30/10/2017) terpengaruh anjloknya saham Merck dan mulai dibahasnya rancangan pemotongan pajak oleh para legislator Amerika Serikat.
Seperti dilansir Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, turun 85,45 poin, atau sekitar 0,36 persen, menjadi 23.348,74. Indeks S&P 500 melemah 8,24 poin, atau sekitar 0,32 persen, menjadi 2.572,83.
Penurunan indeks Dow Jones dan S&P 500 terpengaruh anjloknya saham Merck sebesar 6,1 persen setelah perusahaan farmasi tersebut menemui kebuntuan dalam pengembangan obat kanker.
Indeks komposit Nasdaq bergerak turun 2,30 poin menjadi 6.698,96. Penurunan terbatasi sehubungan dengan meningkatnya saham Apple Inc sebesar 2,3 persen berkat tingginya pre-order iPhone X.
Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange meningkat setelah dolar AS melemah jelang berlangsungnya pertemuan Federal Reserve AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2017 naik US$5,90, atau sekitar 0,46 persen, menjadi US$1.277,70 per ons. Indeks dolar AS turun 0,3 persen menjadi 94,598.
Sementara itu, bursa saham Eropa menguat mengawali pekan dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,1 persen.
Penguatan terjadi setelah pasar saham Spanyol mengalami rebound disebabkan mulai kondusifnya keadaan di wilayah Catalonia. Presiden Catalonia Carles Puigdemont telah melarikan diri ke Belgia untuk menghindarkan diri dari tuduhan melakukan pemberontakan terhadap pemerintah pusat Spanyol.
Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melonjak 248,50 poin, atau sekitar 2,44 persen, menjadi 10.446,00. Saham Caixabank dan Banco de Sabadell meningkat 4 persen, sedangkan saham Bankia naik 2,2 persen.
Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 17,22 poin, atau sekitar 0,23 persen, menjadi 7.487,81. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, bergerak naik 12,03 poin menjadi 13.229,57. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, melemah tipis 0,50 poin menjadi 5.493,63.
Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound sterling naik 0,63 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3212 per pound dan meningkat 0,38 persen terhadap euro menjadi 1,1356 euro per pound.

