Bank Kesejahteraan Ekonomi Incar Rp600 Miliar Dari IPO

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Bank Kesejahteraan Ekonomi (BKE) berencana akan melepas saham baru sebesar 35%-40% dari saham disetor dan ditempatkan. Rencana pelepasan saham baru ini melalui proses Initial public offering (IPO).

Presiden Direktur PT Bank Kesejahteraan Ekonomi, Sasmaya Tuhuleley mengatakan rencana itu sejalan dengan keinginan untuk menambah modal inti untuk hingga mencapai lebih dari Rp1 triliun, sehingga masuk dalam Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) II.

"Kami harap dari IPO akan mendapat dana segar Rp500 miliar hingga Rp600 miliar," ungkap dia di Jakarta, Jumat(13/1/2017).

Ia menjelaskan, saat ini BKE dengan modal inti Rp365 miliar. Dengan tambahan modal yang berasal daroi IPO dan laba ditahan tahun buku 2017 maka modal inti akan mencapai Rp1 triliun.

"Jadi dengan laba tahun berjalan akan mencapai Rp 1 triliun," terang dia.

Untuk itu pihaknya akan mempersiapkan pelaksanaan IPO secepatnya, sehingga pada akhir 2017 atau awal 2018 sudah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Paling lambat Januari 2018 kami sudah IPO," kata dia.

Ia yakin saham yang dilepas akan diserap, pasalnya telah memiliki jaringan koperasi yang terafiliasi BKE. Asal tahu saja, BKE memiliki 1200 koperasi yang terafiliasi.

"Selain dengan menawarkan ke investor umum juga akan di tawarkan ke 1200 koperasi kami," terang dia. 

Selain tahun ini pihaknya akan berusaha meningkatkan kinerja, sehingga pada akhir tahun 2017 mencatakan laba bersih Rp75 miliar atau tumbuh 50% dari laba bersih tahun 2016.