Wall Street Reli Akhiri Pekan
Pasardana.id - Wall Street reli mengakhiri pekan, setelah para investor meyakini bahwa kemungkinan peningkatan suku bunga Federal Reserve Amerika Serikat pada September semakin menipis karena data lapangan pekerjaan AS bulan Agustus menunjukkan angka yang kurang memuaskan.
Seperti dilansir Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, meningkat 72,66 poin, atau sekitar 0,39 persen, dari sesi sebelumnya pada Jumat (2/9/2016), menjadi 18.491,96.
Indeks S&P 500 naik 9,12 poin, atau sekitar 0,42 persen, menjadi 2.179,98. Indeks komposit Nasdaq menguat 22,69 poin, atau sekitar 0,43 persen, menjadi 5.249,90.
Dalam sepekan, tiga indeks utama di Bursa Efek New York mengalami kenaikan. Dow naik 0,5 persen, S&P 500 meningkat 0,5 persen, dan Nasdaq menanjak 0,6 persen.
Data yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS pada Jumat menunjukkan jumlah pekerjaan non pertanian hanya meningkat 151.000 bulan lalu, jauh di bawah konsensus pasar 180.000.Tingkat pengangguran tetap 4,9 persen, dari perkiraan sebelumnya turun menjadi 4,8 persen. Pendapatan rata-rata per jam untuk karyawan swasta naik 3 sen menjadi US$25,73.
Dalam beberapa pekan terakhir, pimpinan The Fed Janet Yellen dan wakil pimpinan The Fed Stanley Fischer telah mengeluarkan pernyataan yang mengindikasikan bahwa peningkatan tingkat suku bunga dapat terjadi dalam tiga bulan ke depan sebagai bagian upaya dari meneruskan normalisasi kebijakan moneter.
Namun, data lapangan pekerjaan AS yang lebih buruk dari perkiraan menghapus kekhawatiran bahwa The Fed akan mulai menaikkan tingkat suku bunga mulai September, yaitu saat pertemuan Federal Open Market Committee.

