TAXI Berpeluang Langgar perjanjian Surat Utang

foto : istimewa

Pasardana.id - Lembaga pemeringkat efek, Pefindo menurunkan peringkat surat utang PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) dari idA- menjadi idBBB+ atau sudah mendekati peringkat utang tak layak investasi.

Peringkat baru dengan prospek negatif tersebut, sebagai antisipasi pelemahan lebih lanjut pada proteksi arus kas dan struktur permodalan akibat profitabilitas lebih rendah dari yang di proyeksikan dan menurunnya pangsa pasar TAXI. Dengan periode pemeringkatan 30 Agustus 2016 hingga 1 Maret 2017.

Menurut analis Pefindo, Martin Pandiangan bahwa penurunan peringkat karena ekspektasi pendapatan TAXI di tahun 2016 secara signifikan tidak mencapai target.

"Hal itu akibat makin ketatnya persaingan di tengah tingginya tingkat utang dan profitabilitas belum cepat membaik," terang dia di Jakarta, Kamis (29/9/2016).

Untuk diketahui, pada akhir Juni 2016, kewajiban jangka pendek emiten transportasi itu sebesar Rp209 miliar dan kewajiban jangka panjang sebesar Rp1,667 triliun dan pendapatan Rp374 miliar.

Bahkan, peringkat diatas dapat diturunkan jika profitabilitas TAXI memburuk sehingga mengakibatkan melemahnya struktur permodalan dan proteksi arus kas.

"Kami melihat ada potensi pelanggaran terkait perjanjian perwaliamanatan dimana TAXI harus menjaga rasio EBITDA terhadap beban bunga pinjaman sebesar 2,5 kali pada akhir tahun," terang dia.

Selain itu, peringkat juga bisa diturunkan jika ada tekanan lebih lanjut pada likuiditas karena ketidakmampuan TAXI dalam mengkonversi piutang pengemudi menjadi kas.