BPA Akan Produksi Vaksin Unggas Akhir 2017
Pasardana.id - Pharmally International dan Harbin Weike sedang membangun Biotis Prima Agrisindo (BPA) sebagai produsen vaksin hewan unggas. Sebanyak 200 orang akan direkrut sebagai tenaga kerja.
"Kami akan didik dan transfer teknologi," kata Tony Huang, Presiden Direktur Pharmally International Holding Company Limited di Bogor, Jawa Barat, akhir pekan lalu.
Untuk bagian pengawasan kualitas masih dipercayakan kepada 10 orang asal China. Begitupula bagian penelitian dan pengembangan (litbang).
"Kedua departemen tersebut harus ditempati oleh orang Tiongkok untuk menjamin kualitas vaksin tidak membahayakan unggas dan lolos uji sertifikasi," jelasnya.
BPA akan selesai dibangun pada kuartal III 2017. Kemudian, produksi akan dimulai pada kuartal IV tahun tersebut.
"Pabrik Biotis akan memproduksi vaksin unggas jenis Avian Influenza (AI) untuk flu burung dan vaksin Newcastle Disease (ND)," ujarnya.
Adapun bangunan BPA seluas 26.000 meter persegi (m2) di atas tanah 45.000 m2. Gedung ini terdiri dari ruang produksi vaksin aktif dan ruang produksi vaksin inaktif.
Selain itu, dua jalur produksi juga dimiliki, yakni; embrio vaksin dan dua jalur produksi untuk sel. Kapasitas produksi vaksin diperkirakan mencapai 8 miliar ampul per tahun.

