Sebanyak 430 Perusahaan Investasi Disinyalir Tidak Legal

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan sejumlah perusahaan yang bergerak dalam bidang investasi disinyalir tidak memiliki aspek legalitas. Bahkan, perusahaan itu diketahui tidak terdaftar di lembaga tersebut.

"Masyarakat menanyakan aspek legal 430 perusahaan investasi sampai 11 Juni ini," kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman Darmansyah Hadad di Jakarta, kemarin.

Dari 430 perusahaan ini, terbagi atas 388 perusahaan belum diketahui kejelasan izin beroperasinya. Kemudian, 13 perusahaan memiliki Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP), tetapi perusahaan ini tidak memiliki izin investasi.

Selanjutnya, 23 perusahaan bidang perdagangan komoditas, dan enam perusahaan berbentuk koperasi.

Untuk bidang investasi yang dilakukannya dari 430 perusahana investasi ini terbagi atas 374 perusahaan yang menawarkan investasi di bidang emas, foreign exchange (forex), electronic money, electronic commerce, haji, dan umroh. Kemudian, 56 perusahaan menjajakan investasi di bidang properti, tanaman, komoditas, dan perkebunan.

"OJK meminta masyarakat untuk terlebih dahulu berkonsultasi terkait penawaran investasi keuangan yang dianggap mencurigakan ke layanan konsumen OJK," ujarnya.

OJK telah membentuk satuan tugas (Satgas) Waspada Investasi. Satuan ini akan menangani dugaan tindakan melawan hukum di bidang penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi.

Fungsi lain dari Satgas Waspada Investasi adalah wadah koordinasi antar regulator, instansi pengawas, instansi penegak hukum, dan pihak lain terkait dalam hal penanganan kasus investasi bodong.

Nota kesepakatan telah ditandatangani oleh para pimpinan institusi Kementerian/Lembaga.