Target Pembiayaan Baru BFI Finance Sebesar Rp11,2 Triliun pada 2016

PASARDANA.ID - Manajemen PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) manargetkan pembiayaan baru sebesar Rp11,2 triliun pada 2016, tumbuh sekitar 11% dibanding realiasai pembiayaan Rp10,058 triliun pada tahun 2014. Target pembiayaan baru BFIN tersebut didukung oleh diversifikasi produk, ekspansi jaringan bisnis, serta pelayanan yang sempurna.

 

Manajemen perseroan dalam materi paparan publik yang disampaikan ke BEI, Selasa (19/4) mengemukakan, pembiayaan baru yang telah disalurkan oleh BFIN hingga triwulan I tahun 2016 sebesar Rp2,337 triliun. ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Pencapaian pembiayaan tersebut mencerminkan 20,86% dari target pembiayaan baru perseroan tahun ini,ââÅ¡¬ katanya.

 

Menurut manajemen BFIN, pembiayaan di segmen mobil akan berkontribusi sebesar 80%, segmen motor 10%, dan alat berat 10%. Perseroan, akan mendorong jaringan operasional di 270 daerah di Indonesia untuk melakukan jemput bola ke konsumen. Tahun ini, perseroan akan menambah jaringan atau cabang baru sebanyak 18 buah.

 

Sepanjang tahun 2015, BFIN berhasil membukukan laba sebesar Rp650 miliar, tumbuh sekitar 8,3% dibandingkan pencapaian laba Rp600 miliar pada tahun 2014. Pertumbuhan laba perusahaan pembiayaan tersebut, antara lain ditunjang oleh pendapatan usaha yang meningkat sebesar 17,7% menjadi Rp2,066 triliun, dari Rp1,755 triliun pada tahun 2014.

 

Pada perdagangan sesi kedua di BEI, Rabu (20/4) saham BFIN tercatat Rp2.720 per unit, naik Rp120 dibanding penutupan, Selasa (19/4) sebesar Rp2.600 per unit. Untuk periode perdagangan 30 Desember 2015 sampai dengan 19 April 2016, saham emiten pembiayaan ini telah naik sebesar 8,33%. Meski demikian, saham BFIN tergolong tidak likui di BEI. Minat beli investor terhadap saham emiten pembiayaan ini masih rendah.(*)