Pendapatan Cardig Aero Services Meningkat 7% pada 2015

PASARDANA.ID, JAKARTA- Bisnis jasa transportasi udara dan jasa katering bandara tampak semakin cerah. Ini seiring turunnya harga minyak dunia yang turut berimbas pada berkurangnya biaya operasional penerbangan pesawat. Rupanya, penurunan harga minyak juga menguntungkan PT Cardig Aero Serivices Tbk (CASS) karena pendapatan dan labanya naik pada 2015.

Hal ini terungkap dari laporan keuangan tahun 2015 CASS yang diumumkan, Jumat (4/3). Perusahaan jasa penerbangan udara tersebut berhasil membukukan pendapatan Rp1,63 triliun pada 2015, naik 7,2% dibanding pendapatan Rp1,52 triliun pada 2014.

Menurut manajemen, kontributor terbesar pendapatan CASS berasal antara lain dari jasa penumpang penerbangan, jasa solusi makanan, dan jasa manajemen fasilitas. Selain itu, pendapatan bunga CASS naik 30,15% menjadi Rp27,37 miliar dari Rp21,03 miliar pada 2015. Perseroan juga mencatatkan laba selisih kurs sebesar Rp23,02 miliar. Padahal pada tahun 2014, emiten transportasi udara tersebut masih menderita rugi kurs Rp1,83 miliar.

Dari pendapatan dan laba kurs tersebut, emiten beraset Rp1,28 triliun pada 2015 ââÅ¡¬“ naik 18,52% dari Rp1,08 triliun pada 2014 - itu membukukan laba sebesar Rp118,12 mliar (Rp57 per saham), tumbuh 6,2%, dari Rp111,27 miliar (Rp53 per saham) pada 2014.

 

Sayang kinerja keuangan perseroan yang tumbuh berlum berimbas terhadap harga saham CASS di bursa. Sepanjang perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2015, saham CASS turun sebesar 10,4%, dari Rp1.250 per unit menjadi Rp1.120 per unit. Pada perdagangan sesi II, Jumat (4/3) saham CASS tercatat sebesar Rp1.250 per saham. (*)