Wall Street Menguat Dipicu Pernyataan Waller

Oleh: Rezy

04 September 2026, 07:32
Wall Street Menguat Dipicu Pernyataan Waller

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Kamis (3/9/2026) setelah Gubernur Federal Reserve Christopher Waller mengatakan ia akan mendukung untuk mempertahankan suku bunga acuan The Fed tetap stabil jika data menunjukkan tekanan inflasi mulai mereda.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, melonjak 624,16 poin, atau sekitar 1,18 persen, menjadi 53.686,11. Indeks S&P 500 meningkat 81,11 poin, atau sekitar 1,06 persen, menjadi 7.747,71. Indeks komposit Nasdaq menguat 366,23 poin, atau sekitar 1,4 persen, menjadi 26.584,06.

Menurut Waller, ia cenderung akan membiarkan suku bunga acuan tetap tidak berubah jika data mendatang mengonfirmasi bahwa tekanan harga mulai mereda, namun menambahkan bahwa ia akan mendukung kenaikan suku bunga apabila inflasi tidak kunjung melandai.

Setelah Waller mengeluarkan pernyataan tersebut, keyakinan para investor akan terjadinya peningkatan suku bunga The Fed pada pertemuan bulan ini turun menjadi hanya 50,4 persen dari sebelumnya 63,2 persen, menurut instrumen FedWatch CME Group.

Dari 11 sektor utama indeks S&P 500, indeks sektor kebutuhan non primer konumen mengalami peningkatan tertinggi, sedangkan indeks sektor energi turun.

Saham Nvidia melonjak 1,8 persen usai mengumumkan rencana pembelian Hugging Face dengan dana US$12,9 miliar dalam menghadapi persaingan dengan OpenAI dan Anthropic.

Saham Broadcom anjlok 2,7 persen dipicu perkirakaan pendapatan kuartal empat yang lebih rendah dari ekspektasi.

Saham Snowflake meroket 16,6 persen setelah memperkirakan peningkatan pendapatan tahunan, membuat sentimen pasar terhadap sektor piranti lunak membaik. Saham ServiceNow, Salesforce, dan Adobe naik antara 2,1 persen dan 6,5 persen.

Saham-saham yang berhubungan dengan kripto meningkat usai bitcoin mengalami rebound. Saham Strategy dan Coinbase Global masing-masing meroket 17,6 persen dan 10,1 persen. Saham Robinhood Markets meningkat 16,6 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2026 naik 1,3 persen menjadi US$4.472 per ons. Indeks dolar AS turun 0,69 persen.

Bursa saham Eropa menguat pada Kamis, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,5 persen, dipicu meredanya aksi jual obligasi global.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 75,07 poin, atau sekitar 0,7 persen, menjadi 10.831,52. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 163,99 poin, atau sekitar 0,63 persen, menjadi 26.003,32.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melonjak 221,2 poin, atau sekitar 1,12 persen, menjadi 20.000,2. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menguat 5,77 poin, atau sekitar 0,1 persen, menjadi 8.286,4.

Nilai tukar poundsterling naik 0,1 persen terhadap dolar AS menjadi 1,35 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1633 euro per pound.

Berita Terkini

See More