ANALIS MARKET (30/9/2026): IHSG Berpotensi Bergerak Menguat
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, Indeks utama bursa Wall Street ditutup kompak melemah pada perdagangan Selasa (29/9), dipimpin oleh Dow Jones (-0,26%), NYSE Composite (-0,20%), S&P 500 (-0,17%), dan Nasdaq (-0,09%).
Pelemahan pasar ekuitas AS dipicu oleh lonjakan imbal hasil (yield) US Treasury serta komentar hawkish dari Presiden Fed New York John Williams terkait spekulasi kenaikan suku bunga acuan.
Tekanan pasar modal global sedikit teredam oleh penurunan harga minyak mentah dunia hingga di bawah USD 100 ke level USD 96 per barel, menyusul perkembangan positif upaya diplomasi antara AS dan Iran yang dimediasi oleh Qatar.
Sementara itu, dari pasar domestik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (29/9) sempat tertekan tajam hingga -2,19% secara intraday, sebelum akhirnya memangkas pelemahan dan ditutup terkoreksi -0,43%.
Tekanan tersebut dipengaruhi oleh dinamika trade-off kebijakan Bank Indonesia dalam menahan kenaikan yield obligasi pemerintah tenor 10-tahun yang sempat menekan rupiah, di mana rupiah kini diproyeksikan berpotensi menguat kembali ke bawah level Rp17.900 per USD.
“Untuk perdagangan hari ini, IHSG berpotensi bergerak menguat dengan menguji area resistance di level 6.185, yang didorong oleh sentimen positif pelandain harga minyak serta prospek pemulihan nilai tukar rupiah,” sebut Azharys Hardian - Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia dalam riset Rabu (30/9).
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu:
-PSAB - Trading Buy, Entry Price: 515-530, Target Price: 560, 585 SL if closed <500
-MDKA - Trading Buy, Entry Price: 2860-2920, Target Price: 3050, 3125 SL if closed <2780
Disclaimer: Tulisan ini bersifat edukasi, bukan ajakan menjual/membeli efek tertentu. Analisa kembali sebelum melakukan keputusan transaksi.





