Wall Street Lanjutkan Pelemahan

Oleh: Rezy

02 September 2026, 07:03
Wall Street Lanjutkan Pelemahan

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melanjutkan pelemahan dari sesi sebelumnya pada Selasa (1/9/2026).

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 418,97 poin, atau sekitar 0,79 persen, menjadi 52.766,93. Indeks S&P 500 melemah 54,67 poin, atau sekitar 0,71 persen, menjadi 7.631,47. Indeks komposit Nasdaq merosot 271,11 poin, atau sekitar 1,03 persen, menjadi 26.099,77.

Wall Street melemah seiring mencuatnya ketegangan antara AS dan Iran di Timur Tengah yang memicu melonjaknya harga minyak dunia dan kembalinya kekhawatiran inflasi. Imbal hasil obligasi AS terus meningkat setelah sempat mencapai level tertinggi dalam 19 bulan terakhir pada awal pekan.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan bahwa AS kemungkinan akan mengumumkan sanksi perbankan baru terhadap Iran untuk mengguncan kepemimpinan di negara tersebut. Iran sendiri memperingatkan akan mencegah terjadinya ekspor minyak mentah dari Teluk Persia.

Instrumen FedWatch CME Group menunjukkan bahwa para investor meyakini bahwa kemungkinan Federal Reserve mengimplementasikan peningkatan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan ini mencapai 68,2 persen, naik dari 39,6 persen pada sepekan lalu.

Dari 11 sektor utama indeks S&P 500, indeks sektor energi mengalami peningkatan tertinggi berkat melonjaknya harga minyak dunia. Indeks sektor kebutuhan non primer konsumen sebaliknya mengalami penurunan persentase terbesar.

Indeks Philadelphia SE Semiconductor merosot 2,1 persen, dengan saham Nvidia, Microsoft, dan Amazon masing-masing turun 1,51 persen, 1,24 persen, dan 1,87 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2026 turun 1 persen menjadi US$4.435,1 per ons. Indeks dolar AS naik 0,27 persen.

Bursa saham Eropa melemah pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,6 persen, dipicu mencuatnya kekhawatiran inflasi.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 34,98 poin, atau sekitar 0,32 persen, menjadi 10.789,28. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, merosot 288 poin, atau sekitar 1,1 persen, menjadi 25.970,11.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melemah 150,1 poin, atau sekitar 0,75 persen, menjadi 19.824. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, berkontraksi 32,65 poin, atau sekitar 0,39 persen, menjadi 8.301,85.

Nilai tukar poundsterling melemah 0,1 persen terhadap dolar AS menjadi 1,35839 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1673 euro per pound.

Berita Terkini

See More