Indeks Kospi Melonjak 2,66 Persen

Oleh: Rezy

18 September 2026, 14:42
Indeks Kospi Melonjak 2,66 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 178,82 poin, atau sekitar 2,66 persen, pada Jumat (18/9/2026), menjadi 6.894,23.

Volume perdagangan moderat mencapai 321,35 juta saham senilai 25,56 triliun won atau sekitar US$18,5 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 463 berbanding 407.

Angka indeks menguat dipicu meredanya kekhawatiran inflasi. “Indeks Kospi telah melewati kekhawatiran-kekhawatiran makro, seiring kembalinya investor asing ke pasar saham domestic, dengan terjaganya momentum kecerdasan buatan,” jelas Lee Kyoung-Min, analis Daishin Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing meraup saham senilai 424,6 miliar won dan 1,5 triliun won, sedangkan investor ritel melepas saham senilai 3,59 triliun.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melonjak 3,37 persen dan 6,42 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution turun 0,27 persen, sedangkan saham perusahaan keuangan KB Financial dan perusahaan galangan kapal HD Hyundai Keavy Industries masing-masing merosot 2,4 persen dan 2,02 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 1,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.383,3 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melonjak 1,42 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 1,2 poin menjadi 8.731,2. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Filipina melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 36,27 poin, atau sekitar 0,94 persen, menjadi 3.911,87. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 146,49 poin, atau sekitar 0,6 persen, menjadi 24.750,78.

Berita Terkini

See More