ANALIS MARKET (28/8/2026): IHSG Berpotensi Bergerak Sideways
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, Wall Street rebound, penopang utama setelah proyeksi pendapatan yang sangat kuat dari Nvidia menegaskan kembali kekuatan lonjakan permintaan AI dan mendorong kenaikan saham-saham teknologi. Kamis (27/8), indeks S&P 500 ditutup naik 0,72%; Nasdaq Composite menguat 1,57%; dan Dow Jones Industrial Average bertambah 0,20%. Saham Nvidia melonjak 8,7% setelah proyeksi perseroan memenuhi ekspektasi tinggi investor, memperkuat pandangan bahwa rally saham teknologi masih memiliki ruang untuk berlanjut seiring perusahaan-perusahaan yang menjadi inti pengembangan AI terus mencatatkan pertumbuhan mengesankan. Nvidia telah memperingatkan bahwa kekurangan komponen memori dapat menghambat laju pertumbuhan industri tersebut. Di sisi lain, harga minyak mentah Brent melonjak lebih dari US$ 2/bbl, menyusul laporan Wall Street Journal yang menyebutkan bahwa Presiden AS Donald Trump tidak berminat untuk kembali pada ketentuan nota kesepahaman yang dicapai dengan Iran pada bulan Juni. Sementara itu, saham Salesforce melonjak 22,6%; dan saham CrowdStrike naik 20,5%. Saham perusahaan perangkat lunak lainnya, termasuk ServiceNow dan Palo Alto Networks, juga mengalami lonjakan. Sedangkan, saham Moderna turun 4,6% setelah mengumumkan penjualan obligasi konversi senilai $2 miliar, sementara saham HP turun hampir 3% setelah volume pengiriman dan margin unit PC-nya mengalami penurunan pada kuartal ketiga.
Di sisi lain, Bursa saham Asia bervariasi pada perdagangan Kamis (27/8). Di sisi lain, sentimen positif terutama datang dari kinerja Nvidia yang melampaui ekspektasi. Di Jepang, indeks Nikkei 225 melemah 0,2%; sedangkan Topix naik 0,15%. Ekspektasi pasar dan kembali meningkatkan kepercayaan investor terhadap sektor teknologi. Sementara itu bursa saham Korea Selatan naik 1,53%; dan Kosdaq menguat 1,3%. Penguatan tersebut ditopang lonjakan saham perusahaan semikonduktor setelah Nvidia memberikan proyeksi pertumbuhan pendapatan yang kuat. Di sisi lain, Bank of Korea (BoK) kembali menaikkan suku bunga. BoK juga menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Korea Selatan tahun ini menjadi 3,3%, dari perkiraan sebelumnya sebesar 2,6% pada Jul-26. Di sisi emiten, saham Samsung Electronics naik 1,72%; SK Hynix menguat 2,49%, LG Energy Solution melonjak 5,56%. Sedangkan, saham Hyundai Motor turun 2,45% dan Kia Corp terkoreksi 4,03%. Saham POSCO Holdings naik 3,51%, sedangkan Samsung Biologics turun tipis 0,31%.
Sementara itu, IHSG kemarin (27/8), ditutup naik 1.81%, disertai dengan net sell asing sebesar Rp113 Miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, TLKM, BBNI, ISAT dan ASII.
“IHSG berpotensi bergerak sideways hari ini. Diperkirakan Support IHSG: 6440-6500 dan Resist IHSG: 6550-6580A,” sebut Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas dalam riset Jumat (28/8).
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: DMAS, BIPI, KOTA, KETR, PSAB, dan TOBA.
Berikut ini trading plan-nya:
DMAS Spec Buy dengan area beli di 177-179, cutloss di bawah 175. Target dekat di 182-186.
BIPI Spec Buy dengan area beli di 149-151, cutloss di bawah 147. Target dekat di 153-155.
KOTA Spec Buy dengan area beli di 165-170, cutloss di bawah 160. Target dekat di 174-180.
KETR Buy if Break 780, dengan target dekat di 860-900. Cutloss di bawah 745.
PSAB Spec Buy dengan area beli di 635-645, cutloss di bawah 635. Target dekat di 655-680.
TOBA Buy if Break 600, dengan target dekat di 620-635. Cutloss di bawah 590.
Disclaimer on




