PPGL Siapkan 514 Juta Saham Bonus, Pemegang Saham Dapat Rasio 6:4
Oleh: Tri

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id - PT Prima Globalindo Logistik Tbk (Perseroan) (IDX: PPGL) menyampaikan Laporan Informasi atau Fakta Material sehubungan Rencana Perseroan Melakukan Pembagian Saham Bonus.
Melansir keterbukaan informasi BEI, Rabu (16/9) disebutkan, Perseroan bermaksud untuk mengusulkan kepada para Pemegang Saham melalui RUPSLB, yang akan diselenggarakan pada tanggal 23 Oktober 2026, untuk menyetujui rencana Perseroan dalam melaksanakan pembagian Saham Bonus yang berasal dari Tambahan Modal Disetor Perseroan per tanggal 31 Desember 2025.
Pembagian Saham Bonus dilakukan oleh Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan dan memberikan benefit kepada Pemegang Saham Perseroan, selain itu dengan dilaksanakannya pembagian Saham Bonus kepada seluruh pemegang saham secara proporsional, Perseroan mengharapkan akan menambah likuiditas saham dalam perdagangan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dapat memberikan investasi yang lebih optimal bagi pemegang saham Perseroan.
“Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2025 sebanyakbanyaknya sebesar Rp13.211.661.871 (tiga belas miliar dua ratus sebelas juta enam ratus enam puluh satu ribu delapan ratus tujuh puluh satu rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp22,-,” tulis Darmawan Suryadi SM selaku Direktur Utama PT Prima Globalindo Logistik Tbk.
Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 514.118.680 (lima ratus juta seratus delapan belas ribu enam ratus delapan puluh) lembar saham, sehingga total saham ditempatkan dan disetor penuh Perseroan adalah menjadi sebanyak-banyaknya 1.285.296.700 (satu miliar dua ratus delapan puluh lima juta dua ratus sembilan puluh enam ribu tujuh ratus) lembar saham.
Dengan perhitungan tersebut, maka rasio pembagian Saham Bonus adalah 6:4 dengan penjelasan sebagai berikut:
-Setiap pemilik 6 (enam) saham Perseroan akan memperoleh sebanyak 4 (empat) Saham Bonus yang yang bukan merupakan Dividen Saham, tetapi berasal dari agio saham yakni kelebihan setoran pemegang saham di atas nilai nominal setelah dikurangi biaya emisi efek ekuitas.
-Bilamana pemegang saham memperoleh saham dalam bentuk pecahan atau kurang dari 1 (satu) saham maka saham pecahan tersebut dilakukan pembulatan.
“Berdasarkan rasio pembagian Saham Bonus yaitu 6:4, maka dengan demikian Perseroan akan mengeluarkan 514.118.680 (lima ratus juta seratus delapan belas ribu enam ratus delapan puluh) saham baru sebagai Saham Bonus dengan total nilai Saham Bonus yang akan dibagikan oleh Perseroan adalah sebesar Rp 11.310.610.960,- (sebelas miliar tiga ratus sepuluh juta enam ratus sepuluh ribu sembilan ratus enam puluh Rupiah), dari Tambahan Modal Disetor Perseroan untuk tahun buku 2025. Pembagian Saham Bonus kepada Pemegang Saham Perseroan dilakukan dengan pembulatan ke bawah (round down) jika Pemegang Saham mendapatkan Saham Bonus dalam bentuk pecahan atau tidak mencapai satuan lembar saham dan Perseroan tidak akan mengeluarkan saham yang tidak dapat ditentukan kepemilikannya (saham sisa),” tandas Darmawan Suryadi SM.




