penghargaan|Pusat Konservasi Elang Kamojang (PKEK)|PT Pertamina Geothermal Energy Tbk|PGEO|Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026|Kementerian Kehutanan|Elang Jawa|Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Kamojang

PGE Raih Penghargaan HKAN 2026, Elang Jawa Terus Dijaga Tetap Mengangkasa

Oleh: Corri

24 Agustus 2026, 19:56
PGE Raih Penghargaan HKAN 2026, Elang Jawa Terus Dijaga Tetap Mengangkasa

Foto : istimewa

Pasardana.id — Pusat Konservasi Elang Kamojang (PKEK) milik PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (IDX: PGEO) meraih Penghargaan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 Bidang Konservasi Spesies dan Genetik dari Kementerian Kehutanan RI.

Penghargaan diserahkan Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni kepada Direktur Operasi PGE, Andi Joko Nugroho dalam pembukaan HKAN 2026 di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2026).

PKEK dinilai berkontribusi dalam penyelamatan, rehabilitasi, pelepasliaran, penelitian, dan edukasi konservasi burung pemangsa di Indonesia.

Andi mengatakan, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen PGE yang menempatkan pengembangan energi panas bumi dan pelestarian alam sebagai satu kesatuan.

“Panas bumi hanya lestari jika hutan dan ekosistem di sekitarnya terjaga,” ujar Andi dalam keterangan tertulis, Senin (24/8).

Satu Dekade Selamatkan Elang Jawa

PKEK berdiri sejak 2014 melalui kemitraan PGE dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat dan Raptor Indonesia.

Fasilitas tersebut fokus pada konservasi elang, terutama Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), satwa endemik berstatus Endangered dalam IUCN Red List dan menjadi inspirasi lambang Garuda.

Selama lebih dari satu dekade, PKEK telah menangani 392 ekor elang dan melepasliarkan 153 ekor ke habitat alaminya.

Satwa tersebut berasal dari berbagai kondisi, termasuk hasil sitaan, serahan masyarakat, serta korban konflik dengan manusia.

PGE mengalokasikan sekitar 116 hektare kawasan di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Kamojang untuk konservasi Elang Jawa.

Kawasan itu dilengkapi fasilitas karantina, observasi, rehabilitasi, serta kandang pelatihan terbang sebelum elang dikembalikan ke alam.

Upaya konservasi juga menghadapi tantangan berupa rendahnya tingkat reproduksi Elang Jawa, perburuan liar, perdagangan ilegal yang mencapai 30–40 ekor per tahun, serta penyusutan habitat akibat alih fungsi lahan.

PGE mendukung operasional PKEK melalui fasilitas medis, penelitian, pemantauan pasca pelepasliaran, serta edukasi konservasi yang melibatkan masyarakat dan peternak lokal sebagai pemasok pakan.

Menurut Andi, apresiasi HKAN 2026 menjadi amanah bagi PGE untuk melanjutkan dan memperluas upaya konservasi agar Elang Jawa tetap mengangkasa di Indonesia.

Komitmen lingkungan PGE juga tercermin dari raihan PROPER Emas sebanyak 15 kali berturut-turut untuk PGE Area Kamojang dan empat kali berturut-turut untuk PGE Area Ulubelu.

Di tingkat global, PGE menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk Top 50 Global ESG Companies 2025 versi Sustainalytics.

Capaian tersebut memperkuat komitmen PGE bahwa pengembangan panas bumi dan perlindungan alam merupakan bagian dari satu perjalanan menuju pertumbuhan berkelanjutan.

Berita Terkini

See More