asean|ASEAN Senior Officials Meeting on Education (SOM-ED)|AI Ready ASEAN|Artificial Intelligence (AI)|Literasi AI

ASEAN Gaspol Literasi AI, 1,7 Juta Siswa dan Guru Bakal Dibekali Skill AI hingga 2028

Oleh: Corri

11 September 2026, 16:33
ASEAN Gaspol Literasi AI, 1,7 Juta Siswa dan Guru Bakal Dibekali Skill AI hingga 2028

Foto : istimewa

Pasardana.id - ASEAN Foundation hari ini memperoleh dukungan resmi untuk AI Ready ASEAN Powered by AI Opportunity Fund: Asia-Pacific setelah memperkenalkan inisiatif tersebut dalam Sesi Terbuka Pertemuan Pejabat Senior ASEAN untuk Pendidikan atau ASEAN Senior Officials Meeting on Education (SOM-ED) ke-21.

Melalui kolaborasi dengan AVPN serta didukung oleh Google.org dan ADB, program ini bertujuan untuk memperkuat kesiapan AI di seluruh kawasan dan akan berlangsung hingga akhir 2028.

Program ini akan membekali lebih dari 1,7 juta siswa, guru sekolah K-12, serta dosen dan tenaga pengajar perguruan tinggi dengan keterampilan AI yang praktis.

Melanjutkan keberhasilan AI Ready ASEAN selama dua tahun terakhir, fase berikutnya dari program ini yang kini menjadi bagian dari AI Opportunity Fund: Asia-Pacific akan berfokus pada pembelajaran AI terapan.

Program ini akan membekali para pendidik dan siswa dengan keterampilan untuk mengintegrasikan AI secara bertanggung jawab ke dalam kegiatan mengajar, belajar, penelitian, dan persiapan memasuki dunia kerja.

“Fase 1 menunjukkan bahwa generasi muda, pendidik, dan masyarakat ASEAN siap memanfaatkan AI apabila mereka diberikan perangkat dan dukungan yang tepat. Melalui Fase 2, yang kini didukung oleh AI Opportunity Fund: Asia-Pacific, kami tidak hanya berfokus pada meningkatkan kesadaran tentang AI, tetapi juga membekali sistem pendidikan di kawasan ini dengan keterampilan AI yang praktis. Dengan demikian, para guru dan siswa dapat menggunakan AI secara bertanggung jawab dan percaya diri, sekaligus mempersiapkan tenaga kerja masa depan di Kawasan,” jelas Dr. Piti Srisangnam, Direktur Eksekutif ASEAN Foundation, seperti dilansir dalam siaran pers, Jumat (11/9).

Dalam pelaksanaan AI Ready ASEAN Powered by AI Opportunity Fund: Asia-Pacific, ASEAN Foundation akan bekerja sama dengan Mitra Pelaksana Lokal (Local Implementing Partners/LIPs) dari berbagai Negara Anggota ASEAN yang memenuhi kualifikasi dan berminat untuk berpartisipasi.

Para mitra tersebut akan mendukung pengembangan kurikulum yang disesuaikan dengan konteks lokal serta penyelenggaraan pelatihan AI terapan bagi guru jenjang K–12, mahasiswa, dan dosen.

Selama pelaksanaan program, ASEAN Foundation akan bekerja sama secara erat dengan kementerian pendidikan di masing-masing Negara Anggota ASEAN untuk memastikan pelaksanaan program selaras dengan prioritas nasional di bidang AI dan pendidikan, sekaligus melengkapi berbagai inisiatif yang telah ada.

Koordinasi ini juga akan membantu mengidentifikasi konteks nasional yang relevan, memfasilitasi keterlibatan institusi pendidikan dan penerima manfaat, serta memperkuat kepemilikan pemerintah terhadap program tersebut.

Selain menyelenggarakan pelatihan, ASEAN Foundation akan menggelar pertemuan di tingkat regional dan nasional bersama para pemangku kepentingan sektor publik dan swasta dari Negara Anggota ASEAN yang berminat untuk berpartisipasi, termasuk pejabat pemerintah, praktisi AI, akademisi, organisasi masyarakat sipil, organisasi internasional, media, dan perwakilan penerima manfaat.

Pertemuan tersebut akan mendorong pertukaran pengetahuan dan menghasilkan berbagai wawasan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan strategi pendidikan AI berbasis bukti untuk menjawab kebutuhan dan kesenjangan yang dihadapi bersama di kawasan.

Pertemuan Regional Keempat dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026 di Singapura.

“Literasi AI kini menjadi salah satu keterampilan mendasar, dan para pendidik memegang peran utama dalam memastikan peserta didik di seluruh Asia Tenggara dapat menggunakan teknologi ini secara bertanggung jawab dan efektif. Google.org bangga dapat terus mendukung ASEAN Foundation dalam membawa AI Ready ASEAN melangkah lebih jauh, dari peningkatan kesadaran menuju pelatihan terapan yang lebih mendalam dan akan memberikan manfaat bagi jutaan siswa di seluruh kawasan,” ujar Marija Ralic, Kepala Google.org Asia Pasifik.

Inisiatif ini juga didukung oleh kolaborasi dengan AVPN untuk memperluas akses terhadap pelatihan AI yang praktis di kawasan.

“Melalui AI Opportunity Fund: Asia-Pacific, AVPN berkomitmen membantu menghadirkan pelatihan keterampilan AI yang praktis dan dapat diperluas skalanya ke wilayah-wilayah yang paling membutuhkannya. Dengan bekerja bersama ASEAN Foundation dan para mitra pelaksana lokal di seluruh kawasan, program ini menunjukkan bagaimana tindakan regional yang terkoordinasi dapat mengubah kesiapan AI menjadi hasil yang nyata dan terukur bagi para guru, siswa, dan dosen,” jelas Naina Subberwal Batra, CEO, AVPN.

AI Ready ASEAN Powered by AI Opportunity Fund: Asia-Pacific selaras erat dengan berbagai prioritas regional, termasuk Rencana Strategis Komunitas Sosial Budaya ASEAN atau ASEAN Socio-Cultural Community (ASCC) Strategic Plan 2026–2030, Rencana Strategis Komunitas Ekonomi ASEAN atau ASEAN Economic Community (AEC) Strategic Plan 2026–2030, serta Rencana Kerja ASEAN untuk Pendidikan atau ASEAN Work Plan on Education 2026–2030.

Program ini mendukung akses yang inklusif terhadap pembelajaran digital, daya saing tenaga kerja, pembelajaran sepanjang hayat, serta penggunaan AI dan teknologi baru secara bertanggung jawab di seluruh kawasan.

Berita Terkini

See More