PT Bio Farma (Persero)|bantuan perusahaan|vaksin|Gempa NTT

Bio Farma Kirim Vaksin Hingga Obat Untuk Korban Gempa NTT

Oleh: Ronal

24 Agustus 2026, 10:00
Bio Farma Kirim Vaksin Hingga Obat Untuk Korban Gempa NTT

Foto : Dok Bio Farma Group

Pasardana.id - Bio Farma Group turut andil dalam dukungan membantu penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT),

Salah satu bentuk dukungan ini diwujudkan dalam bentuk penyaluran 3.000 dosis Vaksin Tetanus Difteri (Td) bagi relawan dan masyarakat terdampak.

Bantuan yang sudah berlangsung sejak 17 Agustus lalu dimana disalurkan oleh PT Bio Farma (Persero) bersama Kiia Farma Group ini masih berlangsung hingga saat ini, sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak dan lokasi pengungsian.

Tak hanya vaksin, Bio Farma Group menyalurkan obat-obatan, vitamin, alat kesehatan, perlengkapan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), serta kebutuhan dasar.

Bantuan juga mencakup hygiene kit, selimut, makanan dan minuman, susu, serta kebutuhan bayi dan balita seperti popok.

Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Shadiq Akasya mengatakan, respons tersebut dilakukan dengan mengintegrasikan sumber daya dan kapabilitas tiga entitas dalam menghadapi kondisi darurat.

“Dalam situasi bencana, kebutuhan masyarakat menjadi fokus respons kami. Bio Farma Group bergerak sebagai satu kesatuan dengan mengintegrasikan kapabilitas Bio Farma, Kimia Farma Group, dan Indofarma serta berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait. Kami memastikan sumber daya kesehatan yang kami miliki dimanfaatkan secara tepat, relevan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak,” ujar Shadiq.

Sementara itu, agar bantuan tepat sasaran, distribusi dilakukan melalui koordinasi dengan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan di Provinsi NTT, TNI Angkatan Udara, Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad), PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), BNPB, BPBD Provinsi NTT, serta jaringan kelompok usaha kesehatan tersebut di daerah.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan berdasarkan kebutuhan yang ditemukan di lapangan sekaligus memperluas jangkauan distribusi kepada masyarakat terdampak.

Menurut Shadiq, integrasi antarentitas menjadi salah satu kekuatan Bio Farma Group karena masing-masing perusahaan memiliki kapabilitas yang saling melengkapi.

Bio Farma memiliki kemampuan di bidang produk biologi dan vaksin, sementara Kimia Farma dan Indofarma memiliki kapabilitas pada produk farmasi, layanan kesehatan, distribusi, serta sumber daya pendukung lainnya.

“Dalam konteks kebencanaan, kapabilitas tersebut kami gerakkan secara terkoordinasi. Bukan sebagai respons yang berjalan sendiri-sendiri, melainkan sebagai satu kekuatan Bio Farma Group untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung penanganan dan pemulihan yang lebih terpadu,” tambahnya.

Bio Farma Group menyatakan dukungan lewat penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan kapabilitas perusahaan untuk membantu penanganan dan pemulihan masyarakat di wilayah terdampak.

Berita Terkini

See More