ANALIS MARKET (21/8/2026): IHSG Diproyeksikan Bergerak Menguat
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, Indeks utama bursa Wall Street ditutup kompak melemah, seiring anggapan pelaku pasar bahwa langkah buyback obligasi pemerintah AS hanyalah solusi jangka pendek yang membuat yield obligasi naik kembali.
Sektor konsumer staples mencatatkan pelemahan sebesar 1,93% seiirng rilis kinerja Wall Mart yang dibawah ekspektasi. S&P500 turun 0,87%, DJIA turun 1,32% sementara Naasdaq turun 1%.
Sementara itu, dari pasar domestik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat menembus level 6500, dengan ditutup pada 6501.
Kenaikan tersebut didorong masih didominasi saham komoditas seperti AMMN dan BRMS, dan penguatan BBCA juga mendorong rally sepanjang perdagangan kemarin.
“Untuk perdagangan hari ini, IHSG diproyeksikan akan bergerak menguat seiring terkonfirmasinya pola simetrical triangle, dengan target resistance terdekat 6630 dan support 6370,” sebut Ahmad Faris Mu’tashim - Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia dalam riset Jumat (21/8).
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu:
-MBMA - Trading Buy, Entry Price: 535-565, Target Price: 600, 620 SL <500
-INCO - Trading Buy, Entry price 5100-5250, Target Price 5500, 5700 SL <5000
Disclaimer: Tulisan ini bersifat edukasi, bukan ajakan menjual/membeli efek tertentu. Analisa kembali sebelum melakukan keputusan transaksi.




