See More

14 Agustus 2026, 13:39

14 Agustus 2026, 12:19

14 Agustus 2026, 11:58

14 Agustus 2026, 11:52

14 Agustus 2026, 11:26

14 Agustus 2026, 10:51
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)|; BBNI|sertifikat ISO|BNI Corporate University|Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)
Oleh: Issa

foto: dok. BNI
Pasardana.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (IDX: BBNI) atau BNI memperkuat tata kelola sumber daya manusia (SDM) melalui pengoperasian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi BNSP dan penerapan standar internasional di BNI Corporate University.
Penguatan ini ditandai dengan Lisensi LSP BNI dari BNSP, Sertifikat ISO 21001:2018, serta Letter of Compliance ISO 30422:2022.
Ketiganya dikukuhkan dalam seremoni di Grha BNI, Jakarta, pada 6 Agustus 2026.
LSP BNI memperoleh lisensi BNSP pada 19 Juni 2026 untuk menyelenggarakan sertifikasi kompetensi secara profesional, objektif, independen, dan akuntabel.
Pada tahap awal, tersedia tujuh skema sertifikasi, mulai dari general banking hingga internal audit.
Ke depan, cakupan akan diperluas ke bidang digital banking, artificial intelligence, manajemen risiko, dan teknologi informasi.
Direktur Human Capital & Compliance BNI, Munadi Herlambang mengatakan, LSP BNI menjadi fondasi untuk memastikan pengembangan kompetensi pegawai berjalan terukur dan sesuai kebutuhan industri perbankan.
“LSP BNI menjadi fondasi penting dalam membangun SDM yang kompeten sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan,” ujar Munadi, dikutip Jumat (14/8/2026).
Sementara itu, BNI Corporate University meraih ISO 21001:2018 pada 15 Mei 2026 dan Letter of Compliance ISO 30422:2022 pada 4 Agustus 2026.
Pencapaian tersebut memperkuat sistem pembelajaran dan pengembangan talenta BNI yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik serta mengacu pada praktik terbaik internasional.
BNI akan terus meningkatkan kapabilitas LSP dan ekosistem pembelajaran untuk mendukung transformasi bisnis, pengembangan talenta, serta penciptaan nilai jangka panjang.
Langkah ini juga sejalan dengan arah transformasi BUMN yang menempatkan people development, budaya perusahaan, dan inovasi sebagai bagian penting dalam meningkatkan daya saing perusahaan.