Bank Saqu|Astra Financial|WeLab|layanan perbankan digital|Solopreneur Academy|Bank Saqu Solopreneur Society: The Founders Club|IDN|Otten Coffee

Bank Saqu Perluas Ekosistem Solopreneur, Buka Akses Jaringan hingga Peluang Bisnis

Oleh: Corri

03 September 2026, 16:59
Bank Saqu Perluas Ekosistem Solopreneur, Buka Akses Jaringan hingga Peluang Bisnis

Foto : istimewa

Pasardana.id— Bank Saqu, layanan perbankan digital milik Astra Financial dan WeLab, memperluas dukungannya terhadap pertumbuhan solopreneur melalui Bank Saqu Solopreneur Society: The Founders Club.

Program yang sebelumnya dikenal sebagai Solopreneur Academy ini telah melibatkan lebih dari 1.000 solopreneur dari berbagai industri sejak 2024.

Kini, program tersebut berkembang dari ruang pembelajaran menjadi growth ecosystem yang menghubungkan founder dengan pengetahuan, jaringan bisnis, peluang pasar, serta solusi finansial.

Perkembangan ini dinilai penting mengingat dukungan ekosistem berperan terhadap pertumbuhan usaha.

Laporan Striving to Thrive: The State of Indonesian Micro and Small Enterprises 2024/25 mencatat, lebih dari 50% usaha mikro dan kecil yang memperoleh dukungan bisnis dalam 12 bulan terakhir melaporkan peningkatan pendapatan, dibandingkan 37% usaha yang tidak memperoleh dukungan.

Relationship Banking Director Bank Saqu, Hendrik Komandangi mengatakan, kebutuhan solopreneur berkembang seiring pertumbuhan bisnis, sehingga tidak cukup hanya dengan pengetahuan dan fondasi usaha.

“Selain pengetahuan dan pondasi bisnis yang kuat, mereka membutuhkan akses terhadap jaringan, peluang pasar, dan dukungan finansial yang sesuai dengan tahapan bisnisnya,” ujarnya, dalam siaran pers, Kamis (3/9/2026).

Melalui The Founders Club, Bank Saqu mempertemukan founder dengan pemilik brand, supplier, strategic partner, hingga ecosystem buyer.

Pada 2026, program ini mengusung tiga fokus utama, yakni industry insights, networking, dan business matchmaking.

Para founder akan memperoleh wawasan dari praktisi dan ahli mengenai empat sektor, yakni coffeepreneur, food & beverage (F&B), MICE, dan artificial intelligence (AI).

Pengetahuan tersebut kemudian diarahkan pada business matchmaking untuk membuka peluang kerja sama, akses pasar, dan bisnis baru.

Bank Saqu juga melengkapi ekosistem tersebut dengan solusi finansial, termasuk Saku Kredit dengan limit hingga Rp30 juta serta Kredit Modal Kerja bagi pelaku usaha yang membutuhkan dukungan modal dan operasional.

Untuk memperkuat ekosistem, Bank Saqu tahun ini berkolaborasi dengan IDN serta menjalin strategic partnership dengan Otten Coffee guna mendukung pelaku usaha di industri kopi.

Co-Founder & COO IDN, William Utomo menilai pertumbuhan bisnis membutuhkan ekosistem yang mampu membuka akses terhadap koneksi dan peluang yang relevan.

“Kami melihat bahwa pertumbuhan bisnis tidak hanya membutuhkan pengetahuan, tetapi juga ekosistem yang dapat membuka akses terhadap koneksi dan peluang yang relevan. Melalui kolaborasi dengan Bank Saqu, IDN ingin turut menghadirkan ruang bagi para founder untuk bertukar perspektif, memperluas jaringan, dan menemukan peluang kolaborasi yang dapat mendukung perkembangan bisnis mereka. Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun ekosistem solopreneur yang semakin terhubung dan memberikan dampak nyata bagi para pelaku usaha,” ujarnya.

Sementara CEO Otten Coffee, Jhoni Kusno menyebut kolaborasi tersebut menggabungkan kekuatan ekosistem dan pemahaman industri Otten Coffee dengan solusi finansial Bank Saqu.

“Di Otten Coffee, kami membangun ekosistem yang mendukung coffeepreneurs melalui produk, pengetahuan, dan komunitas. Kami melihat visi yang sejalan dengan Bank Saqu dalam membantu pelaku usaha untuk terus berkembang. Melalui kolaborasi ini, kekuatan ekosistem Otten Coffee dipertemukan dengan akses terhadap solusi finansial Bank Saqu, sehingga coffeepreneurs memiliki dukungan yang semakin relevan dalam perjalanan mengembangkan bisnis mereka,” bebernya.

Melalui Solopreneur Society: The Founders Club, Bank Saqu menegaskan komitmennya untuk mendampingi solopreneur dari tahap merintis hingga mengembangkan bisnis, dengan menghubungkan pengetahuan, jaringan, peluang, dan akses finansial dalam satu ekosistem.

Dari sekadar belajar bersama, Bank Saqu kini mendorong para founder untuk terhubung, menciptakan peluang, dan tumbuh bersama.

Berita Terkini

See More