ANALIS MARKET (09/7/2026): IHSG Diperkirakan Melemah
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup bervariasi cenderung melemah pada Rabu (8 Juli): Dow - 1.09%, S&P 500 -0.28%, dan Nasdaq +0.20%. Kemarin, Wall Street ditutup bervariasi cenderung melemah seiring investor merespons meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan sinyal hawkish dari Federal Reserve terkait suku bunga. Yield US Treasury 10-tahun naik 2.81bps menjadi 4.579%, sementara US Dollar Index turun 0.03% menjadi 100.99.
Pasar komoditas juga ditutup mayoritas menguat pada Rabu (8 Juli): minyak WTI naik 4.37% menjadi USD 73.52/bbl, minyak Brent meningkat 5.20% menjadi USD 78.02/bbl, batu bara naik 2.27% menjadi USD 130.85/ton, CPO meningkat 1.36% menjadi MYR 4,609/ton, dan emas turun 0.70% menjadi USD 4,077/oz.
Pasar Asia ditutup melemah pada Rabu (8 Juli): Hang Seng turun 0.75%, Nikkei turun 2.11%, dan Shanghai turun 0.49%. IHSG turun 1.89% menjadi 5,873.37, dengan aksi jual bersih asing sebesar IDR 689.7 miliar, terdiri dari net sell sebesar IDR 674.2 miliar di pasar reguler dan net sell sebesar IDR 15.5 miliar di pasar negosiasi. Net sell asing terbesar di pasar reguler tercatat pada MAPI (IDR 425.6 miliar), BBRI (IDR 142.1 miliar), dan BRMS (IDR 62.3 miliar), sementara net buy asing terbesar terlihat pada BBCA (IDR 251.8 miliar), TLKM (IDR 64.9 miliar), dan BRPT (IDR 33.3 miliar). Top leading movers adalah TLKM, JECX, dan ENRG, sementara top lagging movers adalah BBCA, BBRI, dan AMMN.
Adapun diperdagangan Kamis (09/7) pagi ini, KOSPI (+2.73%) dan Nikkei (+1.71%) sama-sama dibuka menguat.
“Hari ini, kami memperkirakan IHSG akan melemah di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan sinyal kenaikan suku bunga ke depan,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Kamis (09/7).




