Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|FAC Sekuritas

ANALIS MARKET (09/7/2026): IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan

Oleh: Ria

09 Juli 2026, 09:35
ANALIS MARKET (09/7/2026): IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (08/7), IHSG ditutup melemah 113,12 poin (- 1,89%) ke level 5.873,37.

Pelemahan IHSG dipicu oleh kekhawatiran investor terkait potensi penurunan status pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market oleh S&P Dow Jones Indices karena masalah transparansi.

Kondisi ini diperburuk oleh sentimen negatif dari ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat yang mengguncang bursa regional Asia, serta kekhawatiran pelaku pasar domestik terhadap defisit anggaran negara yang masih membayangi stabilitas ekonomi.

Akibatnya, tekanan jual meluas hampir di seluruh sektor, kecuali sektor kesehatan dan industri yang mampu bertahan di tengah arus koreksi pasar.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup variatif, tercermin dari DJIA (-1,09%), S&P 500 (-0,28%), & Nasdaq (+0,20%).

Imbal hasil obligasi Treasury naik setelah Presiden Trump menyatakan bahwa gencatan senjata dengan Iran telah "berakhir" menyusul serangan baru, yang memicu kekhawatiran atas inflasi yang didorong oleh sektor energi.

Kekhawatiran tersebut diperkuat oleh risalah rapat bulan Juni dari The Fed, yang menunjukkan bahwa beberapa pembuat kebijakan melihat perlunya kenaikan suku bunga lebih lanjut jika inflasi tetap tinggi.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut, IHSG hari ini diperkirakan akan cenderung tertekan seiring berlanjutnya tekanan jual dari investor asing. Investor hari ini akan mencermati rilis data Laporan Survei Penjualan Eceran Indonesia (Mei 2026),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Kamis (09/7).

Berita Terkini

See More