See More
30 Juli 2026, 19:11

30 Juli 2026, 18:26

30 Juli 2026, 17:57

30 Juli 2026, 17:39
30 Juli 2026, 17:17

30 Juli 2026, 16:35
GoTo|PT Goto Gojek Tokopedia Tbk|kinerja perusahaan|laba bersih
Oleh: Issa

foto: dok. GoTo
Pasardana.id - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (IDX: GOTO) membukukan laba bersih sebesar Rp252 miliar pada kuartal II-2026.
Ini menandai dua kuartal berturut-turut Perseroan mencetak laba setelah sebelumnya meraih laba bersih Rp171 miliar pada kuartal I-2026.
Kinerja positif tersebut didukung oleh pertumbuhan Gross Transaction Value (GTV) inti sebesar 83% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp164 triliun, serta pendapatan bersih yang meningkat 31% YoY menjadi Rp5,7 triliun.
Direktur Utama Grup GoTo, Hans Patuwo mengatakan, pencapaian laba bersih selama dua kuartal berturut-turut sejalan dengan peningkatan EBITDA Grup yang disesuaikan yang naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya hingga melampaui Rp1 triliun untuk pertama kalinya.
"Bisnis fintech juga menunjukkan kinerja unggul dengan profitabilitas yang untuk pertama kalinya melampaui bisnis On-demand Services, mencerminkan kekuatan dan keseimbangan ekosistem GoTo," kata Hans, Rabu (29/7/2026).
Hans menambahkan, penerapan struktur komisi baru untuk layanan transportasi roda dua Gojek sejak 1 Juli 2026 sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 532 Tahun 2026 diperkirakan mulai berdampak pada laporan keuangan kuartal III-2026.
Meski demikian, setelah satu bulan implementasi, kondisi bisnis tetap stabil sehingga GoTo mempertahankan target EBITDA Grup yang disesuaikan sepanjang 2026 di kisaran Rp3,2 triliun hingga Rp3,4 triliun.
Ia juga menegaskan, GoTo akan terus berinvestasi dalam pengembangan ekosistem, termasuk memperluas Program Apresiasi Mitra melalui dukungan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, beasiswa, serta umrah gratis bagi Mitra Driver Gojek.
Menurut Hans, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari kemajuan seluruh pihak dalam ekosistem GoTo.