See More
30 Juli 2026, 19:11

30 Juli 2026, 18:26

30 Juli 2026, 17:57

30 Juli 2026, 17:39
30 Juli 2026, 17:17

30 Juli 2026, 16:35
PT Nusatama Berkah Tbk|NTBK|transaksi saham
Oleh: Issa

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id - Aksi pembelian saham yang dilakukan jajaran direksi PT Nusatama Berkah Tbk (IDX: NTBK) menjadi perhatian pelaku pasar setelah nilai akumulasi nilainya mencapai sekitar Rp3 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, transaksi tersebut dilakukan secara bertahap sejak Juni.
Langkah tersebut dipandang sebagai bentuk meningkatnya keyakinan manajemen terhadap prospek jangka panjang perusahaan.
Dalam praktik pasar modal, pembelian saham oleh direksi menggunakan dana pribadi kerap menjadi salah satu indikator kepercayaan manajemen terhadap fundamental perusahaan maupun arah pengembangan bisnis ke depan.
Meski demikian, aksi tersebut bukan merupakan jaminan atas kinerja atau pergerakan harga saham di masa mendatang.
Pembelian saham oleh direksi dilakukan di tengah berbagai inisiatif strategis yang tengah dipersiapkan perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi usaha.
Salah satu agenda korporasi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik adalah rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.
Meskipun pembelian saham oleh direksi dan rencana rights issue merupakan dua aksi korporasi yang berbeda, sebagian pelaku pasar menilai peningkatan kepemilikan saham oleh manajemen dapat mencerminkan optimisme terhadap prospek perseroan, terutama setelah memperoleh tambahan modal untuk menjalankan strategi pertumbuhan.
Perseroan berharap, dana hasil rights issue nantinya dapat memperkuat kapasitas perusahaan dalam menjalankan berbagai agenda ekspansi, memperbesar skala bisnis, serta meningkatkan daya saing di industri yang digeluti.
Pengamat pasar modal, Abdurrahman Assegaf mengatakan, aksi pembelian saham oleh direksi merupakan salah satu informasi yang layak dicermati investor bersama faktor fundamental lainnya.
"Pembelian saham oleh manajemen menggunakan dana pribadi umumnya menjadi salah satu sinyal yang menunjukkan adanya keselarasan kepentingan antara manajemen dan para pemegang saham," kata Abdurrahman, Selasa (28/7/2026).
Namun, dia bilang, investor tetap perlu mempertimbangkan kondisi fundamental perusahaan secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi.
Ke depan, pelaku pasar akan terus menantikan realisasi agenda korporasi NTBK, termasuk pelaksanaan rights issue beserta strategi penggunaan dana hasil aksi korporasi tersebut sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.