Pertamina Turunkan Harga Pertamax Turbo dan Diesel. BBM Subsidi-Pertamax Masih Tetap
Oleh: Ronal

Foto : istimewa
Pasardana.id - Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga terhadap sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi dan mulai efektif berlaku pada 1 Juli 2026.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora mengungkapkan, penyesuaian harga dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkala yang mengacu pada dinamika harga minyak dunia, kondisi fiskal, serta daya beli masyarakat.
Kitty mengatakan, penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku serta telah dikoordinasikan dengan pemerintah.
"Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah," kata Kitty dalam keterangan tertulis, Selasa (30/6).
Dalam penyesuaian ini, harga Pertamax Turbo turun menjadi Rp19.300 per liternya dari yang sebelumnya Rp20.750 per liter.
Sementara Pertamina Dex turun dari Rp24.800 per liter menjadi Rp21.150 per liter atau berkurang Rp3.650 per liter.
Harga Dexlite juga turun dari Rp23.000 per liter menjadi Rp19.700 per liter atau turun Rp3.300 per liter.
Sedangkan harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan, yakni Pertalite masih Rp 10.000 per liter dan Bio Solar tetap dibanderol Rp 6.800 per liter.
Selain menghadirkan harga yang kompetitif, Kitty menekankan Pertamina juga terus memastikan kualitas produk sesuai spesifikasi.
Sehingga masyarakat memperoleh manfaat optimal, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar.
Tak hanya BBM kendaraan saja, harga avtur untuk penerbangan domestik di Bandara Soekarno-Hatta juga diturunkan dari Rp22.190 per liter menjadi Rp19.190 per liter sebelum pajak, atau turun Rp3.000 per liter.




