ANALIS MARKET (05/6/2026): IHSG Berpotensi Short Term Teknikal Rebound
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG kemarin (04/6) ditutup turun 1.7%, disertai dengan net sell asing sebesar Rp1.43 Tn. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BBRI, TPIA, BMRI dan BREN.
Sementara itu, Indeks-indeks saham Wall Street mayoritas ditutup naik pada perdagangan Kamis (4/6). Bahkan, DJIA mencatat all time high di tengah aksi rotasi investor dari saham teknologi dan kecerdasan buatan (AI) ke sektor non-teknologi. Indeks Dow Jones melonjak 1,73%, dan S&P 500 menguat 0,41%. Sedangkan, Nasdaq Composite turun tipis 0,09%. Kenaikan Dow dipimpin oleh saham UnitedHealth, naik lebih dari 5%. Saham JPMorgan Chase menguat sekitar 3%, dan Walmart naik hampir 1%. Selain itu, saham Costco naik sekitar 1% dan Eli Lilly melonjak lebih dari 4%. Sementara itu, saham Broadcom anjlok lebih dari 12% setelah perusahaan melaporkan pendapatan kuartal II fiskal yang berada di bawah ekspektasi pasar. Saham Arm Holdings melemah lebih dari 4% dan Micron Technology merosot hampir 8%. Di sisi lain, sehari sebelumnya, Komando Pusat Militer AS (US Central Command/CENTCOM) menyatakan telah menggagalkan sejumlah serangan rudal balistik dan drone Iran serta melancarkan serangan balasan ke Pulau Qeshm di Teluk Persia sebagai respons atas upaya serangan yang dilakukan Teheran.
Di sisi lain, Bursa Asia kompak melemah pada perdagangan Kamis (4/6). Indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,36%. Sejalan, Hang Seng Hong Kong melemah 1,48%, Taiex Taiwan turun 1,68%, Kospi Korea Selatan terkoreksi 1,84% dan ASX 200 Australia berkurang 1,13%. Sedangkan, Kosdaq Korea Selatan menguat 2,31% dan FTSE Malay KLCI naik 0,63%. Pelemahan bursa Asia-Pasifik, mengikuti penurunan Wall Street, karena ketegangan antara Iran-AS membuat harga minyak tetap tinggi, menyebabkan kekhawatiran tentang energi dan inflasi. Selain itu, di Timur Tengah kembali memanas setelah Bandara Internasional Kuwait dihantam oleh Iran pada Rabu (3/6) pagi, sehari setelah Komando Pusat AS mengatakan telah mengalahkan beberapa rudal balistik dan drone Iran, serta meluncurkan "serangan pertahanan diri" di Pulau Qeshm di Teluk Persia.
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Jumat (05/6), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, “IHSG berpotensi short term teknikal rebound hari ini. Diperkirakan Support IHSG: 5600-5700 dan Resist IHSG: 5900-5930.”
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: BUMI, BIPI, CUAN, UNTR, PTRO, dan JPFA.
Berikut ini rekomendasi trading sahamnya:
BUMI Spec Buy dengan area beli di 150, cutloss di bawah 145. Target dekat di 154-160.
BIPI Buy on Weakness dengan area beli di 133-144, cutloss di bawah 130. Target dekat di 149-153.
CUAN Spec Buy dengan area beli di 700-725, cutloss di bawah 670. Target dekat di 755-780.
UNTR Spec Buy dengan area beli di 21650-22000, cutloss di bawah 21600. Target dekat di 22375-22700.
PTRO Buy if Break 4050, dengan target dekat di 4100-4170. Cutloss di bawah 3930.
JPFA Spec Buy dengan area beli di 2150, cutloss di bawah 2140. Target dekat di 2190-2250.
Disclaimer on





