ANALIS MARKET (26/6/2026): IHSG Diprediksi Bergerak Menguat Terbatas
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (25/6), IHSG ditutup menguat +115,16 poin (+1,96%) ke level 5.999,04.
IHSG berhasil mengalami teknikal rebound didorong katalis rencana kebijakan pemerintah yang berencana melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp40 triliun pada program Makan Bergizi Gratis, sehingga beban Fiskal menjadi lebih berkurang.
Di saat yang sama, penurunan harga minyak mentah dunia ke angka US$73 per barel menjadi tambahan katalis positif.
Di sisi lain, investor domestik merasa lega setelah Indonesia tetap bertahan di emerging market pada pengumuman MSCI, meskipun investor asing masih banyak melepas saham perbankan dan Rupiah tertekan oleh kuatnya Dolar AS.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup variatif, seperti DJIA (+0,14%), S&P 500 (+0,00%), dan Nasdaq (-0,46%).
Pasar saham AS pada hari Kamis bergerak tidak menentu karena para investor mulai berhati-hati dengan saham teknologi raksasa yang sudah naik terlalu tinggi, meski di saat yang sama mereka masih optimistis terhadap prospek kecerdasan buatan (AI) yang tercermin dari melonjaknya saham Micron dan Qualcomm.
Di sisi lain, kenaikan harga produk Apple justru menekan pasar, sedangkan data ekonomi menunjukkan pertumbuhan kuat namun masih diwarnai inflasi membuat investor mulai kembali memperhitungkan langkah kebijakan suku bunga selanjutnya dari Bank Sentral AS (The Fed).
“Menyikapi beragam kondisi tersebut, IHSG hari ini diprediksi akan bergerak dengan penguatan yang terbatas dan masih dibayangi potensi koreksi setelah reli signifikan pada perdagangan kemarin,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Jumat (26/6).





