ANALIS MARKET (23/6/2026): IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup mayoritas melemah pada Senin (22 Jun): Dow +0,29%, S&P 500 -0,37%, dan Nasdaq -1,32%. Saham AS bergerak mixed, dengan Dow naik sementara S&P 500 dan Nasdaq turun akibat pelemahan saham SpaceX, perkembangan negosiasi AS–Iran, penurunan harga minyak, dan tekanan pada saham teknologi besar. Yield obligasi AS 10 tahun naik 1,25% ke 4,509%, sementara indeks dolar AS menguat 0,17% ke 101,02.
Pasar komoditas juga ditutup bervariasi pada Senin (22 Jun): minyak WTI turun 2,32% ke USD 74,82/bbl, Brent turun 3,31% ke USD 77,90/bbl, batubara stagnan di USD 131,50/ton, CPO naik 2,14% ke MYR 4,672/ton, dan emas naik 0,83% ke USD 4,190/oz.
Pasar Asia ditutup mayoritas menguat pada Senin (22 Jun): Hang Seng turun 0,65%, Nikkei naik 1,55%, dan Shanghai naik 1,78%. IHSG turun 0,98% ke 6.116,69, dengan net sell asing sebesar IDR 1.114,6 miliar, terdiri dari IDR 1.111,7 miliar di pasar reguler dan IDR 2,9 miliar di pasar negosiasi. Net jual asing terbesar tercatat di BBRI (IDR 261,9 miliar), TPIA (IDR 174,6 miliar), dan BBNI (IDR 110,5 miliar), sementara net beli terbesar di TINS (IDR 120,9 miliar), ANTM (IDR 90,5 miliar), dan DSSA (IDR 28,4 miliar). Top leading movers adalah BYAN, CASA, dan AMRT, sedangkan top lagging movers adalah BBRI, TLKM, dan BMRI.
Adapun diperdagangan Selasa (23/6) pagi ini, KOSPI (-1,75%) dan Nikkei (-0,52%) dibuka lebih rendah.
“Hari ini, kami memperkirakan IHSG bergerak sideways di tengah sentimen yang beragam di pasar regional dan komoditas,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Selasa (23/6).





