See More

29 Juli 2026, 09:00

29 Juli 2026, 08:48

29 Juli 2026, 08:42

29 Juli 2026, 08:25

29 Juli 2026, 08:24

29 Juli 2026, 08:16
Oleh: Rezy

foto: istimewa
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, terjun 732,09 poin, atau sekitar 10,84 persen, pada Selasa (28/7/2026), menjadi 6.023,66.
Volume perdagangan tipis hanya mencapai 324,2 juta saham senilai 33,69 triliun won atau sekitar US$23 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 875 berbanding 36.
Angka indeks tergelincir setelah para investor menjual saham sektor teknologi dipicu semakin kuatnya kehawatiran terhadap masa depan investasi skala besar Pembangunan infrastruktur AI.
Setelah dibuka melemah 5,26 persen, indeks Kospi terus melorot hingga turun 8 persen. Pada pukul 10.14 waktu setempat, operator bursa mengaktifkan circuit breaker untuk menghentikan program perdagangan saham selama 20 menit.
“Pelemahan yang terjadi hari ini bukan disebabkan faktor negatif baru, namun sesuatu yang telah menghantui bursa saham selama beberapa waktu terakhir,” jelas Seo Sang-Young, analis Mirae Asset Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor asing melepas saham senilai 4,97 triliun won, sedangkan investor ritel dan institusi masing-masing meraup saham senilai 4,33 triliun won dan 630,1 miliar won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing terjun bebas 13,39 persen dan 14,65 persen. Saham SK Square yang merupakan perusahaan induk SK Hynix anjlok 15,6 persen. Saham Hanmi Semiconductor turun 12,22 persen.
Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing merosot 9,68 persen dan 6,6 persen. Saham perusahaan operator portal internet Naver dan perusahaan manufaktur pembangkit listrik tenaga nuklir Doosan Enerbility masing-masing turun 6,67 persen dan 8,74 persen.
Saham perusahaan keuangan KB Financial Group dan perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace masing-masing melemah 4,29 persen dan 2,67 persen.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 6 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.462,5 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 3,49 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 53,8 poin, atau sekitar 0,6 persen, menjadi 8.947,8. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Malaysia, Thailand, dan Vietnam menguat.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, merosot 44,93 poin, atau sekitar 1,16 persen, menjadi 3.813,32. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 103,67 poin, atau sekitar 0,41 persen, menjadi 25.310,85.