See More

17 Mei 2026, 12:43

17 Mei 2026, 12:24

16 Mei 2026, 20:29

16 Mei 2026, 11:30
16 Mei 2026, 10:59

15 Mei 2026, 12:47
menkeu purbaya|stimulus ekonomi|APBN
Oleh: Ronal

Foto : Dok Kemenkeu
Pasardana.id – Pemerintah akan kembali menggelontorkan anggaran stimulus ekonomi tambahan pada kuartal II 2026.
Sebagaimana diketahui, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 dinilai cukup baik dengan pertumbuhan mencapai 5,61 persen.
“Dan kelihatannya pemerintah juga akan masih memberikan stimulus tambahan bagi perekonomian di triwulan kedua tahun 2026 ini,” kata Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers hasil KSSK di Kantor OJK, Jakarta Pusat, Kamis (7/5).
Menurut Purbaya, sejauh ini realisasi belanja negara juga telah tercermin dalam APBN dan dinilai cukup kuat, seperti mendukung pembayaran THR bagi ASN, TNI, Polri, serta pensiunan.
“Belanja barang melalui program makanan bergizi, serta realisasi bantuan sosial antara lain kartu sembako dan penerima bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional, serta bansos lainnya,” beber Purbaya.
Sementara, untuk belanja modal difokuskan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pembangunan dan rehabilitasi jalan, irigasi, jaringan, peralatan, serta mesin.
Sedangkan untuk dampak APBN terhadap sektor perekonomian akan terus dipantau.
Menurut Purbaya, APBN akan tetap digunakan sebagai shock absorber terhadap gejolak harga minyak bumi dan kondisi ekonomi global.
“Hal yang sama akan kita lakukan di triwulan kedua dan sampai dengan akhir tahun untuk memastikan permintaan domestik tetap terjaga dan kita masih bisa tumbuh dengan baik,” ucap Purbaya.