See More

25 Mei 2026, 14:18

25 Mei 2026, 14:17

25 Mei 2026, 13:58

25 Mei 2026, 12:24

25 Mei 2026, 12:20

25 Mei 2026, 12:16
Prabowo Subianto|BPI Danantara|Dony Oskaria|uang rakyat
Oleh: Ronal

Foto : istimewa
Pasardana.id - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan kepada Wakil Kepala Danantara, Dony Oskaria untuk menjaga dengan baik pengelolaan kekayaan negara di bawah Danantara agar tidak terjadi kebocoran uang rakyat.
“Pak Doni Oskaria ya, Wakil Kepala Badan BUMN, yang urus BUMN dan juga Wakil Kepala Danantara. Pak Doni sama semua stafnya, jangan bocor, jangan menguap uang itu, uang rakyat itu ya,” ujar Presiden Prabowo, saat melakukan giat Panen Raya Udang Vaname ke-8 di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu, (23/5).
Presiden Prabowo pun menjelaskan, Danantara merupakan dana kedaulatan milik bangsa Indonesia yang disiapkan untuk masa depan generasi berikutnya.
Menurut Presiden, nama Danantara berasal dari Daya Anagata Nusantara yang berarti kekuatan masa depan Nusantara.
“Danantara itu adalah dana kedaulatan kita. Danantara itu singkatan Daya Anagata Nusantara, daya artinya energi, kekuatan, Anagata, masa depan,” ujarnya.
Presiden juga mengatakan, Danantara mengelola kekayaan negara dalam jumlah sangat besar melalui ribuan badan usaha milik negara.
Karena itu, pengelolaan lembaga tersebut harus dilakukan secara profesional dan penuh tanggung jawab.
“Jadi, mereka ngelola kekayaan seluruh bangsa. Untuk anak dan cucu kita selanjutnya,” ucap Kepala Negara.
Menurut Prabowo, jumlah aset yang berada dalam pengelolaan Danantara mencapai ribuan triliun rupiah.
Ia menyebut, nilai pengelolaan aset tersebut mendekati satu triliun dolar Amerika Serikat.
Untuk itu, dirinya meminta seluruh jajaran Danantara menjaga pengelolaan keuangan negara secara ketat.
Presiden juga mengingatkan, dana milik negara tidak boleh disalahgunakan ataupun hilang akibat tata kelola yang buruk.
“Yang dikelola nggak tanggung-tanggung, ada seribu empat puluh BUMN. Kemudian nilainya hampir semuanya itu satu triliun dolar Amerika,” ujar Presiden.