See More

21 Mei 2026, 14:28

21 Mei 2026, 14:11

21 Mei 2026, 13:48

21 Mei 2026, 13:07

21 Mei 2026, 12:25

21 Mei 2026, 12:18
mentan amran|izin impor|importir|harga kedelai|impor kedelai
Oleh: Ronal

Foto : istimewa
Pasardana.id - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan akan mencabut izin importir kedelai yang menaikkan harga secara semena-mena di tengah penguatan dolar Amerika Serikat (AS).
Tak main-main, pemerintah juga telah memanggil para importir untuk menjaga stabilitas harga bahan baku tahu dan tempe tersebut.
Meski gejolak nilai tukar dolar berpotensi berdampak terhadap harga kedelai impor, pemerintah tidak ingin kondisi tersebut dimanfaatkan untuk menaikkan harga secara berlebihan yang pada akhirnya membebani masyarakat dan pelaku usaha kecil.
“Kami sudah beri tahu semua pengimpor, tolong jangan semena-mena mengambil keuntungan. Kalau dia melakukan semena-mena, saya bisa memberikan sanksi, yaitu izinnya kami cabut,” kata Amran di Jakarta, Selasa (19/5).
Sebagai informasi, Kementan bersama Satgas Pangan disiagakan untuk mengawasi pergerakan harga kedelai di pasar.
Pemerintah ingin memastikan pasokan dan distribusi bahan baku tahu dan tempe tetap terkendali di tengah tekanan pelemahan rupiah.
“Kami sudah panggil semua importir kedelai. Kalau naik semena-mena, izinnya dicabut. Satgas sudah siap,” ujar Mentan Amran.