Indeks Kospi Melonjak 1,36 Persen
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 73,03 poin, atau sekitar 1,36 persen, pada Senin (6/4/2026), menjadi 5.450,33.
Volume perdagangan moderat mencapai 1,08 miliar saham senilai 19,8 triliun won atau sekitar US$13,1 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 512 berbanding 353.
Angka indeks melonjak jelang dirilisnya perkiraan perolehan laba kuartal pertama Samsung Electronics. Para pelaku pasar memperkirakan laba operasional perusahaan teknologi tersebut mencapai 40 triliun won.
"Harapan investor terhadap kinerja perusahaan-perusahaan yang terdaftar di bursa saham masih valid," kata Lee Kyoung-min, seorang peneliti di Daishin Securities, seperti dikutip Yonhap News.
“Kekhawatiran terhadap kondisi geopolitik Timur Tengah dan ekspektasi laporan perolehan laba beragam, yang membuat perbedaan di antara sektor-sektor,” pungkasnya.
Investor asing dan ritel masing-masing melepas saham senilai 159,7 miliar won dan 1 triliun won, sedangkan investor institusi meraup saham senilai 837,1 miliar won.
Saham Samsung dan SK Hynix masing-masing meningkat 3,71 persen dan 1,14 persen. Saham perusahaan manufaktur campuran tembaga Poongsan meroket 12,91 persen setelah Hanwah Aerospace dikabarkan akan mengakuisisi bisnis amunisinya.
Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing naik 0,42 persen dan 0,93 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai mobil elektrik LG Energy Solution dan Samsung SDI masing-masing melambung 3,51 persen dan 3,42 persen.
Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 1,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.506,3 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,55 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia merosot 92,3 poin, atau sekitar 1,06 persen, menjadi 8.579,5. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia, Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Singapura menguat.
Bursa saham di Tiongkok tutup sehubungan berlangsungnya libur perayaan Festival Qingming.

