Indeks Kospi Anjlok 4,47 Persen
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, anjlok 244,65 poin, atau sekitar 4,47 persen, pada Kamis (2/4/2026), menjadi 5.234,05.
Volume perdagangan mencapai 1,42 miliar saham senilai 32,95 triliun won atau sekitar US$21,72 miliar dengan saham yang turun melampaui yang naik 814 berbanding 90.
Angka indeks anjlok usai Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa AS akan melakukan serangan hebat ke Iran dalam dua sampai tiga pekan ke depan dan memperingatkan fasilitas energi Iran akan menjadi target apabila kesepakatan tidak tercapai.
Korea Exchange (KRX) yang merupakan operator utama Bursa Korea mengaktifkan sell-side sidecar pada pukul 14.46 waktur setempat, sehingga perintah penjualan yang berasal dari program dihentikan sementara selama lima menit.
Sell-side sidecar juga diberlakukan di pasar Korea Securities Dealers Automated Quotation (KOSDAQ). Indeks KOSDAQ terjun 5,36 persen menjadi 1.056,34.
“Meski pernyataan awal pemimpin AS dan Iran mengindikasikan peluang terjadinya penyelesaian konflik, namun perkataan Trump membalikkan semua perkiraan dan mengecewakan para investor,” kata Kan Jin-Hyuk, analis Shinhan Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor instiutsi dan asing masing-masing melepas saham senilai 1,45 triliun won dan 136,43 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 1,21 triliun won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing terjun 5,91 persen dan 7,05 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing anjlok 4,61 persen dan 3,03 persen.
Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution dan perusahaan baja POSCO masing-masing turun 0,61 persen dan 1,45 persen. Saham perusahaan manufaktur pembangkit listrik tenaga nuklir Doosan Enerbility dan perusahaan keuangan KB Financial masing-masing melemah 6,02 persen dan 1,21 persen.
Saham perusahaan galangan kapal HD Hyundai Heavy dan Hanwha Ocan masing-masing anjlok 2,77 persen dan 6,06 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics naik 0,83 persen, sedangkan saham Celltrion anjlok 4,51 persen.
Nli tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 8,4 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.519,7 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 1,87 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia merosot 92,3 poin, atau sekiar 1,06 persen, menjadi 8.579,5.

